HARIANKALTIM.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) memperkuat ekosistem UMKM melalui KukarGO dan Kawasan Arbizz Space. Keduanya dirancang untuk memperluas akses pasar sekaligus menyediakan ruang interaksi bagi pelaku usaha lokal.
KukarGO menjadi kanal digital untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan konsumen. Sementara Arbizz Space disiapkan sebagai ruang fisik untuk pemasaran produk, aktivitas ekonomi kreatif, dan pusat kuliner daerah.
Kedua fasilitas tersebut diluncurkan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Panggung Arbizz Space, Tenggarong, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan digelar dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional ke-79 dan Hari UMKM Nasional ke-10.
Acara tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kukar Sunggono, Ketua TP-PKK Kukar Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman, unsur Forkopimda, para asisten, kepala OPD, camat, lurah, serta ratusan pelaku UMKM dan koperasi.
Melalui KukarGO, produk lokal Kukar ditempatkan dalam satu etalase digital. Platform ini berfungsi sebagai katalog produk UMKM dan menyediakan fasilitas awal tanpa beban komisi.
Sistem KukarGO juga dirancang memudahkan transaksi langsung antara penjual dan pembeli. Pengguna dapat mencari produk berdasarkan data usaha dan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang telah terverifikasi.
Pengembangan platform tersebut diarahkan untuk menjawab tantangan UMKM yang tidak lagi hanya berkaitan dengan kemampuan produksi. Akses pasar, legalitas usaha dan keberlanjutan transaksi juga menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha.
Kehadiran Arbizz Space melengkapi pemasaran melalui kanal digital. Kawasan tersebut menjadi ruang pertemuan pelaku UMKM dengan masyarakat untuk mengenalkan produk unggulan dan mengembangkan aktivitas ekonomi kreatif.
Pemkab Kukar juga memperkuat pendampingan bagi pelaku usaha. Dinas Koperasi dan UKM bersama DPMPTSP Kukar diminta aktif melakukan pola jemput bola.
Pendampingan mencakup pengurusan NIB, pemenuhan standar kualitas produk, pencatatan usaha hingga literasi digital. Langkah tersebut ditujukan agar pelaku UMKM semakin siap masuk dalam ekosistem usaha formal.
Penguatan UMKM juga didukung akses permodalan melalui kelembagaan koperasi dan program Kredit Kukar Idaman Terbaik tanpa bunga. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan masyarakat.
Melalui integrasi tersebut, pengembangan UMKM tidak hanya diarahkan pada pemasaran produk. Legalitas, pendampingan, transaksi, ruang usaha dan akses pembiayaan juga menjadi bagian dari ekosistem yang dibangun Pemkab Kukar.
Pemkab Kukar berharap KukarGO dan Arbizz Space dapat membantu pelaku usaha lokal memperluas pasar dan mengembangkan bisnis. Dukungan masyarakat juga diperlukan dengan memilih dan membeli produk lokal. (ADV DISKOMINFO KUKAR/ASH)


