Jangan Lupa Payung, Besok Samarinda Diprakirakan Hujan Siang hingga Sore

Jangan Lupa Payung, Besok Samarinda Diprakirakan Hujan Siang hingga Sore

HARIANKALTIM.COM – Warga Samarinda yang beraktivitas di luar rumah pada Senin besok (05/10/2026) sebaiknya menyiapkan payung. BMKG memprakirakan hujan ringan turun pada siang hingga sore hari.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, kondisi Samarinda pada pukul 08.00 WITA diprediksi cerah berawan. Cuaca masih cerah berawan pada pukul 11.00 WITA.

Potensi hujan ringan muncul pada pukul 14.00 WITA dan kembali diprakirakan terjadi pada pukul 17.00 WITA.

Jangan Lupa Payung, Besok Samarinda Diprakirakan Hujan Siang hingga Sore

Setelah itu, cuaca diprediksi berawan pada malam hari. Kondisi cerah berawan kembali berpeluang terjadi menjelang pagi hingga Selasa (6/10/2026).

Suhu udara Samarinda diprakirakan berada pada kisaran 23–32 derajat Celsius. Kelembapan udara berkisar 57–99 persen, dengan kecepatan angin sekitar 18 kilometer per jam.

Hujan yang diprakirakan turun besok tidak serta-merta menandakan Samarinda telah memasuki musim hujan.

BMKG Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda memprakirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Timur masih mengalami curah hujan kategori rendah pada periode 1–10 Oktober 2026. Curah hujan diprediksi berada pada kisaran 0–50 milimeter.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa hujan masih dapat muncul di tengah periode yang secara umum relatif kering.

Fenomena serupa terjadi di Samarinda pada Senin (28/9/2026). Hujan deras mengguyur sejumlah wilayah kota dan menimbulkan genangan di sejumlah ruas jalan. Namun, BMKG menyebut hujan tersebut tidak berarti musim hujan telah dimulai.

BMKG sebelumnya juga menjelaskan bahwa dalam kondisi atmosfer yang relatif kering, hujan ringan hingga sedang tetap dapat terjadi secara lokal akibat dinamika atmosfer.

Karena itu, masyarakat disarankan tetap memantau informasi dan peringatan dini BMKG melalui kanal resminya.

Dengan kondisi Kaltim yang masih relatif kering, hujan yang turun di Samarinda jangan dianggap sebagai tanda berakhirnya periode kemarau. Masyarakat tetap perlu mewaspadai kekeringan dan risiko kebakaran hutan dan lahan. (RED)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com