Penipu Catut Nama Hypermart BIG Mall, Pelamar Diminta Transfer Biaya Jahit Seragam

Penipu Catut Nama Hypermart BIG Mall, Pelamar Diminta Transfer Biaya Jahit Seragam

HARIANKALTIM.COM – Modus penipuan berkedok lowongan kerja kembali meresahkan pencari kerja. Kali ini, nama Hypermart BIG Mall Samarinda dicatut untuk menawarkan pekerjaan sekaligus meminta sejumlah uang kepada calon karyawan.

Informasi lowongan tersebut beredar melalui media sosial Facebook. Poster yang dibagikan menawarkan posisi kasir dan pramuniaga di Hypermart BIG Mall Samarinda.

Dalam poster itu, pelamar diarahkan mengirimkan berkas melalui nomor WhatsApp 0882019669580.

Namun, proses perekrutan tersebut menimbulkan kecurigaan setelah calon pelamar menerima permintaan transfer uang dengan alasan biaya pembuatan seragam kerja.

Seorang warga Samarinda yang nyaris jadi korban, mengaku telah diterima bekerja di Hypermart dan dijadwalkan mengikuti wawancara.

Pelaku yang dihubungi melalui nomor WhatsApp yang tertera kemudian meminta biaya untuk jahit tiga pakaian kerja sebesar Rp85 ribu.

Kecurigaan muncul lantaran diminta transfer ke nomor DANA. Terlebih pihak yang menawarkan pekerjaan itu juga disebut menelepon berkali-kali untuk mendesak agar transfer segera dilakukan.

Kecurigaan serupa juga disampaikan sejumlah pengguna Facebook yang mengomentari poster lowongan tersebut. Beberapa di antaranya mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dan mewaspadai kemungkinan penipuan.

SERING TERJADI
Pencatutan nama Hypermart dalam penawaran lowongan kerja ternyata bukan pertama kali terjadi, namun banyak di sejumlah daerah.

Pada Mei 2025 lalu pernah diberitakan dugaan penipuan lowongan kerja yang mengatasnamakan Hypermart Cilegon.

Dalam pemberitaan tersebut, manajemen Hypermart menegaskan informasi lowongan yang beredar tidak benar dan bukan berasal dari pihak resmi perusahaan.

Manajemen juga menyatakan saat itu tidak sedang membuka lowongan pekerjaan.

Perwakilan manajemen Hypermart menegaskan perusahaan tidak pernah meminta biaya dalam proses rekrutmen dan tidak bekerja sama dengan pihak ketiga yang mengatasnamakan Hypermart.

“Kami tidak pernah meminta biaya apa pun dalam proses rekrutmen, dan kami tidak bekerja sama dengan pihak ketiga yang mengatasnamakan Hypermart,” demikian pernyataan perwakilan manajemen Hypermart.

Manajemen juga mengimbau masyarakat melaporkan informasi serupa kepada pihak berwajib agar tidak muncul korban lainnya. (RED)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com