HARIANKALTIM.COM — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Samarinda menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui panen ikan nila merah yang dilaksanakan di area pembudidayaan milik Bapas, Rabu (03/12/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemanfaatan lahan produktif serta pembimbingan berbasis kemandirian yang bertujuan untuk menciptakan kontribusi nyata bagi masyarakat, selain memberikan nilai tambah bagi institusi.
Panen ikan nila merah ini melibatkan seluruh jajaran pegawai Bapas Samarinda yang secara aktif memantau proses pemeliharaan sejak awal hingga masa panen.
Melalui kegiatan ini, Bapas Samarinda memperluas inovasi di bidang budidaya. Inovasi tersebut mencakup pengembangan kolam dan penggunaan metode pembesaran ikan yang lebih efisien.
Program budidaya ikan ini juga dijadikan sarana edukasi bagi klien pemasyarakatan.
Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya ketahanan pangan sekaligus memberikan keterampilan praktis dalam budidaya perikanan.
Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Samarinda, M. Ilham Agung Setyawan, menegaskan bahwa panen ikan nila merah adalah bukti nyata kontribusi Bapas dalam mendukung program pemerintah.
Ia menekankan bahwa isu ketahanan pangan tidak hanya menjadi fokus sektor pertanian semata.
“Ketahanan pangan harus diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana dan berkelanjutan di lingkungan kerja,” ujar M. Ilham Agung Setyawan.
Lebih lanjut, ia menyatakan, Bapas berkomitmen terus mengembangkan program kemandirian dan pemanfaatan sumber daya yang ada agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
Kegiatan panen raya ini diharapkan menjadi model percontohan bagi lembaga lain untuk mengoptimalkan aset yang dimiliki demi mendukung inisiatif pemerintah dan pemberdayaan masyarakat. (RED)



