Gempa Laut Sulteng, Ternyata Guncangan di Bontang, Berau, Toli-Toli dan Bolaang Mongondow Utara Sama-sama II–III MMI

Gempa Laut Sulteng, Ternyata Guncangan di Bontang, Berau, Toli-Toli dan Bolaang Mongondow Utara Sama-sama II–III MMI

HARIANKALTIM.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 yang berpusat di laut barat daya Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (15/08/2026), tidak hanya dirasakan di wilayah Sulawesi.

Berdasarkan data BMKG, gempa dengan kedalaman 44 kilometer pada pukul 23.25.19 WIB itu berada sekitar 74 kilometer barat daya Parigi Moutong.

Data yang dilihat Hariankaltim.com pada Ahad (16/08/2026) menunjukkan terdapat tingkat guncangan yang sama yakni II–III MMI di sejumlah wilayah meski berbeda pulau.

Di Kalimantan Timur yakni Bontang dan Berau tercatat mengalami guncangan II–III MMI. Intensitas yang sama juga tercatat di Bolaang Mongondow Utara (Sulawesi Utara), serta Toli-Toli di Sulawesi Tengah.

Berdasarkan perhitungan garis lurus dari koordinat episentrum, Bontang berjarak sekitar 303 kilometer, Tanjung Redeb (367 km), Bolaang Mongondow Utara (366 km), dan Toli-Toli (111 km).

MMI atau Modified Mercalli Intensity merupakan skala untuk menggambarkan tingkat guncangan yang dirasakan atau dampak gempa di suatu lokasi. Skala ini berbeda dengan magnitudo yang menunjukkan ukuran gempa pada sumbernya.

Skala II–III MMI menunjukkan guncangan ringan hingga lemah. Getaran umumnya hanya dirasakan sebagian orang, terutama yang berada di dalam bangunan dan sedang diam, serta tidak menimbulkan kerusakan atau dampak berarti.

BUKAN PERTAMA
Guncangan dari gempa di Sulawesi yang dirasakan hingga Kaltim sebetulnya bukan kejadian baru.

Saat gempa M6,6 di barat laut Poso, Sulawesi Tengah, pada 29 Mei 2017, BMKG mencatat guncangan III MMI di Toli-Toli dan II–III MMI di Balikpapan. Gorontalo, Palopo, Masamba, Bone Balanao dan Soroako.

Gempa 2017 tersebut berpusat pada kedalaman 10 kilometer, sekitar 38 kilometer barat laut Poso, dan tidak menimbulkan tsunami.

Catatan tersebut menunjukkan guncangan dari kawasan Sulawesi dapat dirasakan hingga Kalimantan dengan intensitas tertentu. Besarnya intensitas tidak hanya dipengaruhi jarak, tetapi juga kedalaman gempa, kondisi tanah dan karakteristik rambatan gelombang.

Pada gempa 15 Agustus 2026, pola serupa kembali terlihat. Bontang, Berau dan Bolaang Mongondow Utara sama-sama tercatat mengalami II–III MMI meski berada pada jarak berbeda dari episentrum. (RED)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com