HARIANKALTIM.COM – Angka kualitas udara Samarinda yang ditampilkan sejumlah platform pada Minggu (20/09/2026) berbeda cukup jauh.
Perbedaan itu terlihat dari data BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), dan IQAir. Namun, ketiganya tidak bisa dibandingkan begitu saja karena waktu pengukuran, lokasi pemantauan, parameter, dan metode penghitungan indeksnya berbeda.
Pada pagi hari, data BMKG menunjukkan konsentrasi PM2.5 mencapai 228,2 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Pada waktu yang berbeda, KLH mencatat ISPU 139. Sementara IQAir menampilkan AQI 83, dengan PM2.5 sekitar 26,1 µg/m³.
Perbedaan tersebut bukan berarti data dari salah satu sumber keliru. PM2.5, ISPU, dan AQI merupakan data dengan cara penyajian dan penghitungan yang berbeda.
Kondisi udara Samarinda juga berubah sepanjang hari. Data KLH dari Stasiun Samarinda Taman Segiri pada 20 September 2026 pukul 20.00 WITA menunjukkan ISPU 27 untuk parameter PM2.5.
Angka tersebut masuk kategori Baik, jauh lebih rendah dibanding ISPU 139 yang tercatat sebelumnya.
Perubahan konsentrasi partikulat dalam beberapa jam dapat dipengaruhi kondisi atmosfer, termasuk arah dan kecepatan angin, kelembapan, hujan, serta sumber emisi di sekitar lokasi pemantauan.
Karena itu, data kualitas udara pada pagi hari belum tentu menggambarkan kondisi pada malam hari.
TIDAK SAMA
Perbedaan angka juga perlu dipahami dari jenis datanya. PM2.5 menunjukkan konsentrasi partikel halus di udara dan dinyatakan dalam µg/m³.
Sementara ISPU merupakan indeks kualitas udara yang digunakan di Indonesia. Adapun AQI merupakan indeks yang digunakan oleh sejumlah platform pemantauan, termasuk IQAir.
Karena menggunakan sistem yang berbeda, ISPU 27 tidak bisa disamakan langsung dengan AQI 27, begitu pula ISPU 139 dengan AQI 139.
Waktu dan lokasi pengukuran juga penting. Alat pemantau di satu titik belum tentu mencatat kondisi yang sama dengan alat di lokasi lain.
Data KLH di Taman Segiri, misalnya, menggambarkan kondisi pada lokasi dan waktu pengukuran tersebut. Angka itu tidak otomatis mewakili seluruh wilayah Samarinda.
Pada Minggu malam, data KLH Taman Segiri menunjukkan kualitas udara kategori Baik dengan ISPU 27. Kondisi tersebut dapat berubah kembali mengikuti perkembangan cuaca dan kondisi atmosfer. (RED)






