SOROTAN
FAM Resmi Laporkan Kasus Miliaran Baznas Kaltim ke Kejaksaan        Salah Satu SPBU Baru di Samarinda Diduga Langgar Aturan      Kontraktor Curhat Setoran Naik Jadi 15 Persen      Warga Tetangga PDAM Ngaku Tak Pernah Dapat Bantuan CSR      Ada Tulisan Parkir Gratis, Tapi Jukir di Minimarket Masih Dibiarkan
Event  

Pejabat Kemdikbud Mendadak Kunjungi SMPN 35 Samarinda

Pejabat Kemdikbud Mendadak Kunjungi SMPN 35 Samarinda

Di sela-sela kegiatan Workshop Optimalisasi DAK Fisik-Nonfisik dan BOS dari Direktorat Sekolah Menengah Pertama (SMP), Direktur SMP Drs Mulyatsyah MM. menyempatkan diri untuk meninjau kesiapan pembelajaran tatap muka (PTM) dan Asesmen Nasional (AN) di SMPN 35 Samarinda pada 20 September 2021.

Kunjungan pejabat teras Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang didampingi Kepala LPMP Kalimantan Timur Moh Hartono itu terbilang mendadak.

Jadi sehabis membuka Workshop, beliau langsung ke sekolah kami, saya sendiri masih di hotel tempat pelaksanaan acara, makanya saya tidak mendampingi Pak Mulyatsah, dari Disdik juga tidak tahu,” ungkap Kepala SMPN 35, Dini Indriani MPd kepada HarianKaltim.com. Selasa (28/09/2021).

Penjelasan Direktorat SMP Kemdikbud menyebutkan bahwa Direktur SMP ingin memastikan seperti apa kesiapan yang sudah dilakukan pihak sekolah sebelum melaksanakan PTM secara terbatas mulai dari vaksinasi hingga protokol kesehatannya.

Sementara, pihak sekolah saat kunjungan itu menyampaikan bahwa seluruh guru di SMPN 35 sudah divaksinasi dosis kedua.

Selain itu, beberapa persiapan protokol selama PTM dilakukan juga telah dipikirkan seperti pengecekan suhu, sarana cuci tangan, dan juga jumlah siswa yang diperbolehkan mengikuti PTM terbatas.

Namun, Mulyatsyah tetap mengimbau kepada para guru agar tetap bisa mengarahkan para peserta didik untuk mematuhi protokol kesehatan selama mengikuti PTM.

Pasalnya, peserta didik rentan abai terhadap penerapan protokol kesehatan.

Senang tidak kalau buka sekolah? Alhamdulillah kalau semua senang. Tetapi ingat, anak-anak tetap diberi pengertian, tetap diberi arahan seputar prokes ya Bapak-bapak dan Ibu-ibu,” imbau Mulyatsyah.

Selain meninjau persiapan PTM terbatas, Direktur SMP juga meninjau mengenai kesiapan sekolah dalam menghadapi Asesmen Nasional 2021.

Ia menyarankan kepada sekolah agar tidak perlu mengadakan bimbingan belajar untuk persiapan AN bagi peserta didik.

Karena tujuan dari AN bukanlah evaluasi peserta didik, melainkan mutu pendidikan sekolah.

Mulyatsyah menegaskan agar guru-guru dapat memberi penjelasan mengenai Asesmen Nasional kepada orang tua murid agar tidak berbeda persepsi.

Jadi nanti Ibu Bapak kasih pengertian kepada orang tua murid. Karena orang tua murid kan pahamnya dianggap itu masih ujian, padahal kan tidak. Sesungguhnya AN itu nanti akan melihat kinerja sekolah. Akan terlihat apakah Bapak dan Ibu sudah melaksanakan tugasnya dengan benar atau belum,” jelas Mulyatsyah.

Di akhir kunjungan, Mulyatsyah memberikan motivasi kepada pihak sekolah agar tetap semangat dalam kondisi apa pun.

Ia yakin segala tantangan dapat dihadapi jika kita optimis dan saling bahu-membahu.

(Media Partner)