HARIANKALTIM.COM – Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim Rasman mengatakan bahwa budaya membaca penting untuk meningkatkan pembangunan nasional.
Rasman menyebut dengan membaca itu mengartikan dia mau hidup bahagia dan memperluas pemahaman terkait suatu hal.
“Orang yang malas membaca berarti nggak mau bahagia, ternyata setelah saya baca buku oh ternyata begini rupanya, akhirnya pemahaman kita jadi luas,” ungkap Rasman (14/11/2023).
Ia mengatakan dengan banyak membaca buku itu otomatis akan membuat kita memiliki kosa kata yang bagus dan menambah pengetahuan.
“Apalagi kalau kita bicara tentang sejarah ya sejarah bangsa dulu, zaman nya para nabi, para pejuang-pejuang kita sampai kepada para pemimpin-pemimpin kita, harus pelajari sejarahnya, profilnya, oh kenapa orang ini bisa hebat,” tegasnya.
Rasman menekankan senjata yang paling hebat itu adalah ilmu dan amal, sehingga ia mengajak agar pemuda saling sharing dan mengamalkan ilmu yang dimiliki.
“Kalau kita punya ilmu harus diamalkan mau melamar perempuan saja itu harus pake ilmu, mau jadi wartawan itu harus pake ilmu, bukan berdasarkan pengalaman,” tutupnya. (ADV/FRI)

