HARIANKALTIM.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mohammad Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu (14/12/2024).
Dalam kunjungan tersebut, Tito menyoroti tiga isu strategis, yakni pelaksanaan Pilkada, pengendalian inflasi, dan pengembangan pariwisata.
Tito memuji pelaksanaan Pilkada Kaltim 2024 yang berlangsung kondusif dan tanpa kekerasan.
Ia juga mengapresiasi peningkatan partisipasi pemilih yang mencapai 66,72 persen, lebih tinggi dibanding Pilkada 2018 yang hanya 58 persen.
“Untuk Kalimantan Timur, saya berterima kasih kepada Pj Gubernur, masyarakat, dan seluruh stakeholder, karena Pilkada berlangsung sukses tanpa kekerasan,” kata Tito dalam konferensi pers di ruang VVIP Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.
Meski demikian, Tito mengingatkan pentingnya menghormati dinamika yang terjadi, termasuk gugatan dari pasangan calon ke Mahkamah Konstitusi (MK).
“Di Kaltim ada empat gugatan, satu di provinsi, serta masing-masing satu di Kukar, Berau, dan Mahulu. Hak-hak hukum mereka harus dikawal,” tambahnya.
Selain Pilkada, Tito juga memuji kinerja Pemprov Kaltim dalam mengendalikan inflasi.
Dengan tingkat inflasi 1,58 persen, Kaltim menjadi salah satu provinsi dengan inflasi terendah di Indonesia.
“Angka ini cukup ideal, tidak terlalu rendah dan tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen, seperti petani dan nelayan, dengan konsumen,” ujarnya.
Tito menekankan pentingnya menjaga ketahanan pangan dan kelancaran distribusi barang untuk mempertahankan stabilitas harga.
Selain Pilkada dan inflasi, Tito turut membahas potensi besar pariwisata Kaltim.
Ia menyoroti pentingnya memanfaatkan momentum perpindahan ibu kota negara (IKN) ke wilayah ini untuk meningkatkan daya tarik wisata.
“Kaltim memiliki keindahan alam dan keanekaragaman budaya yang luar biasa. Ini harus menjadi motor penggerak ekonomi selain IKN,” tegasnya. (RED)







