Ananda Kritik Mekanisme Penyaluran Pupuk ke Petani

Ananda Kritik Mekanisme Penyaluran Pupuk ke Petani

HARIANKALTIM.COM – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis mengkritik kebijakan pemerintah terkait ketersediaan pupuk bagi para petani di Samarinda. Ia menilai pemerintah kurang responsif dan proaktif dalam menyelesaikan masalah ini.

Ananda Emira Moeis, yang akrab disapa Nanda, mengungkapkan keluhan para petani di Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Samarinda, yang kesulitan mendapatkan pupuk baik non subsidi maupun subsidi. Ia menanyakan alasan pemerintah menerapkan sistem kartu untuk pembelian pupuk dan bagaimana mekanisme pendaftarannya.

“Kenapa sekarang beli pupuk harus pakai kartu? Untuk mendapatkan kartu tersebut harus bagaimana? Serta harus terdaftar karena banyak belum mengetahui. Saya ingin perhatian dari pemerintah terkait ketersediaan pupuk,” ujar Nanda saat berkunjung ke Makroman, Selasa lalu.

Nanda mengatakan Makroman merupakan wilayah pertanian dan perkebunan yang berpotensi besar untuk mendukung kedaulatan pangan di Samarinda. Namun, ia merasa pemerintah belum maksimal dalam memberikan bantuan dan fasilitas kepada para petani di sana.

“Kita punya cita-cita untuk daulat pangan, ketersediaan pupuk mesti jadi prioritas dari hulunya. Petani-petani lokal mesti diinventarisir siapa yang belum mendapat kartu subsidi pupuk. Seharusnya para petani lokal bisa terdaftar semua, bisa mendapatkan kartu, bisa lebih mudah mendapatkan pupuk,” tuturnya.

Nanda menambahkan, selain pupuk, para petani juga membutuhkan racun, pestisida, obat-obatan, dan alat-alat pertanian lainnya untuk meningkatkan produktivitas tanaman mereka. Ia menyarankan agar pemerintah melakukan pengecekan kualitas tanah di Makroman agar dapat mengetahui jenis tanaman yang cocok ditanam di sana.

“Pemerintah harus serius memperhatikan persoalan ini dari sekarang untuk program kedaulatan pangan. Kelihatannya kecil tapi, besar dampaknya seperti pengadaan pupuk,” kata politisi PDI-P Kaltim itu. (ADV/FAN)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com