banner 728x90

Dishub Kaltim Gelar Studi Penyusunan Rencana Induk Perkeretaapian Kaltim

Dishub Kaltim Gelar Studi Penyusunan Rencana Induk Perkeretaapian Kaltim

HARIANKALTIM.COM – Dalam rangka melaksanakan rencana kerja untuk pembangunan transportasi kereta api tahun 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah melaksanakan Studi Penyusunan Rencana Induk Perkeretaapian Kaltim, bulan Oktober 2023.

Saat ditemui hariankaltim.com, Kepala Dishub Kaltim Yudha Pranoto melalui, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Perkeretaapian Heru Santosa menjelaskan bahwa Pemerintah Pusat telah mencanangkan program pembangunan perkeretaapian di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Jalurnya sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat melalui Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dan dilakukan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dengan wilayah perencanaan IKN Barat, Timur, Timur 2, serta, Utara,” lanjutnya, di ruang kerjanya, beberapa hari lalu.

Heru Santosa menjelaskan pula bahwa, sehubungan dengan telah disahkan UU Nomor 3 Tahun 2022, tentang Ibu Kota Negara dan telah dilakukan reviu Rencana Induk Perkeretaapian Nasional oleh Kementerian Perhubungan, dan melanjutkan Dokumen Rencana Strategis Dishub Provinsi Kaltim Tahun 2019-2023, telah tercantum upaya pengembangan sektor transportasi salah satunya adalah Perkeretaapian.

“Untuk itu, kegiatan Studi Penyusunan Rencana Induk Perkeretaapian Kaltim ini, kami laksanakan agar percepatan pembangunan infrastruktur di sektor transportasi di wilayah Kaltim terutama perkeretaapian dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Dishub Kaltim Gelar Studi Penyusunan Rencana Induk Perkeretaapian Kaltim

Ia menambahkan bahwa dalam kegiatan tersebut guna menyusun dan mengkaji arah kebijakan serta rencana pembangunan dan pembangunan jalur kereta api di Kaltim.

“Hal ini, untuk meningkatkan pelayanan secara efesien, handal, berkualitas, aman, dan terjangkau di Kaltim, serta mendorong perekonomian di wilayah Kaltim,” tuturnya.

Ditambahkan, dengan tersusunnya Rencana Induk Perkeretaapian Provinsi Kaltim ini, diharapkan nantinya bisa menentukan arahan dan panduan pengembangan perkeretaapian dalam jangka pendek, menengah dan panjang, dapat terealisasikan.

Heru Santosa menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut, terdapat pembahasan rancangan kebijakan dan rencana pengembangan infrastruktur dan pelayanan perkeretaapian, pembagian peran antar institusi publik dan swasta dalam implementasi rencana induk ini,

“Serta tahapan rencana aksi dan kegiatan selama kurun waktu 20 tahun di Provinsi Kaltim,” ucapnya.

Dan Rencana Induk Perkeretaapian dapat dilakukan pengkajian kembali (reviu) minimal setiap 5 tahun sekali atau sesuai keperluan sesuai isu strategis.

Sedangkan rencana pembangunan perkeretaapian di Kaltim yakni jalur Balikpapan, Kukar, Kubar, Samarinda, dan Bontang. (ADV/AI)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com