Penghapusan Pajak Progresif dan BBNKB II: Peluang dan Tantangan

Penghapusan Pajak Progresif dan BBNKB II: Peluang dan Tantangan

HARIANKALTIM.COM – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur Nidya Listiyono mendorong penghapusan pajak progresif kendaraan dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) II. Menurutnya, kebijakan ini dapat memacu ketaatan wajib pajak dan meningkatkan PAD.

Pajak progresif kendaraan merupakan pajak yang dikenakan berdasarkan jumlah kendaraan yang dimiliki. Tarif pajak semakin besar seiring dengan bertambahnya jumlah kendaraan. Sementara itu, BBNKB II merupakan pajak yang dikenakan atas penyerahan kendaraan bermotor bekas.

Nidya mengatakan, penghapusan pajak progresif dan BBNKB II dapat berdampak positif bagi masyarakat. Mereka tidak perlu lagi membayar biaya tambahan jika memiliki lebih dari satu kendaraan, serta memudahkan balik nama kendaraan.

Namun, Nidya juga mengingatkan bahwa penghapusan pajak progresif dan BBNKB II memiliki potensi menimbulkan masalah. Salah satunya adalah peningkatan kemacetan di wilayah padat penduduk.

“Di beberapa negara maju, ada aturan kalau mau beli mobil harus punya tempat parkir dulu. Di Jakarta, ada ganjil genap untuk mengurangi kemacetan. Sebenarnya, pajak progresif itu maksudnya supaya satu orang tidak punya banyak kendaraan. Cukup satu saja, dan kalau bisa pakai angkutan umum,” ujarnya.

Nidya meminta pemerintah provinsi untuk memikirkan upaya mengurai kemacetan di wilayah padat penduduk ketika memberlakukan penghapusan pajak progresif.

Selain itu, Nidya juga meminta pemerintah provinsi untuk melakukan evaluasi program-program terkait pajak kendaraan bermotor. Hal ini untuk melihat dampak, plus-minus, dan efektivitas program-program tersebut.

“Kami minta pemerintah provinsi melihat dampak, plus-minus, dan efektivitas program-program tersebut. Apakah program-program itu meningkatkan pendapatan daerah, serta mendorong penggunaan angkutan umum,” kata Nidya. (ADV/FAN)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com