Tanggapan Legislator Kaltim tentang Larangan Pose ASN Jepang Pemilu

Tanggapan Legislator Kaltim tentang Larangan Pose ASN Jepang Pemilu

HARIANKALTIM.COM – Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Timur, Jahidin, memberikan tanggapannya terkait larangan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berpose dengan menggunakan jari sesuai dengan nomor urut pasangan calon (paslon). Jahidin menegaskan bahwa aturan tersebut sudah diatur dengan jelas oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pemerintah.

“Dalam hal ini, semuanya kan ada aturannya, sudah ada arahannya dari KPU, itu ada aturan KPU, ada aturan pemerintah yang mempunyai ketegasan,” ungkap Jahidin.

Ia menekankan pentingnya mentaati peraturan yang telah ditetapkan untuk menjaga netralitas ASN dalam proses politik.

Jahidin juga menyampaikan bahwa berpose dengan menggunakan lambang-lambang atau membawa atribut partai tertentu dapat dianggap sebagai pelanggaran.

“Selama itu dia menggunakan lambang-lambang membawa partai-partai tertentu ya, itu suatu pelanggaran,” tambahnya.

Dalam menjawab apakah aturan ini seharusnya dianggap biasa saja.

“Ya, biasalah. PNS itu jangan lah melibatkan diri selaku pejabat negara kalau sampai terlibat begitu, bagaimana. Kalau mau cawe-cawe ya ajukan pensiun dengan hormat,” pungkasnya. (ADV/YSN)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com