HARIANKALTIM.COM – Keluhan terkait dugaan kewajiban membeli paket buku kembali mencuat di dunia pendidikan di Kota Samarinda.
Kali ini, sejumlah wali murid MAN 2 Samarinda mengaku keberatan karena wajib menebus paket buku senilai sekitar Rp1,6 juta.
Informasi tersebut diterima HarianKaltim.com dari seorang wali murid yang mengaku memperoleh daftar paket buku berisi sekitar 12 judul.
Sumber juga menyebut buku-buku tersebut telah tersedia di lingkungan sekolah dan didistribusikan melalui koperasi.
Dugaan penjualan buku melalui koperasi sekolah bukan kali pertama menjadi sorotan. Praktik serupa sebelumnya juga pernah dikeluhkan orang tua siswa di sejumlah sekolah lainnya dengan pola penyediaan buku melalui koperasi sekolah.
Untuk mengonfirmasi, HarianKaltim.com telah menghubungi nomor WhatsApp resmi MAN 2 Samarinda yang tercantum pada laman resmi madrasah.
Namun, pihak MAN 2 Samarinda tidak memberikan jawaban atas substansi sejumlah pertanyaan. Justru meminta datang langsung menemui Kepala Sekolah pada waktu yang telah ditentukan.
Selain itu, juga menolak saat diminta nomor kontak Kepala Sekolah untuk memudahkan proses konfirmasi. (RED)






