SOROTAN
FAM Resmi Laporkan Kasus Miliaran Baznas Kaltim ke Kejaksaan        Salah Satu SPBU Baru di Samarinda Diduga Langgar Aturan      Kontraktor Curhat Setoran Naik Jadi 15 Persen      Warga Tetangga PDAM Ngaku Tak Pernah Dapat Bantuan CSR      Ada Tulisan Parkir Gratis, Tapi Jukir di Minimarket Masih Dibiarkan
Event  

33 Gubernur Batal Kemping Bareng Jokowi

33 Gubernur Batal Kemping Bareng Jokowi
Presiden Joko Widodo duduk di depan tenda usai memimpin seremoni ritual Kendi Nusantara di titik nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin (14/3/2022). (ANTARA FOTO/Setpres-Agus Suparto)

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor satu-satunya kepala daerah yang akan mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkemah di dekat lokasi titik nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, malam ini.

Sebanyak 33 gubernur lain batal ikut karena tempat dan fasilitas di lokasi berkemah terbatas.

“Presiden menginap bersama Ibu Negara (Iriana Jokowi). Gubernur hanya Kalimantan Timur saja (karena) kondisi tempat sangat terbatas. Fasilitas air dan lain-lain juga sangat terbatas,” ujar Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono, Jakarta, Senin, 14 Maret 2022.

Heru menyampaikan Presiden sudah mengecek tenda yang akan dijadikan tempat untuk bermalam. Tenda Presiden begitu sederhana. Tidak banyak fasilitas yang tersedia.

Di sisi luar, terdapat dua kursi untuk bersantai. Di dalam tenda, terlihat sejumlah buah-buahan dan air mineral yang ditata di atas meja.

“Memang dengan kondisi apa adanya. Pak Presiden kami siapkan tenda sederhana namun tidak mengurangi keamanan beliau,” kata dia.

Sebelum berkemah, Jokowi memimpin prosesi penyatuan tanah dan air yang dibawa dari 34 provinsi di Indonesia pada pagi tadi.

Beragam tanah dan air dipadukan ke dalam Bejana Nusantara yang diletakkan tepat di titik nol IKN Nusantara.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat kesempatan untuk menuang tanah dan air ke dalam kendi pertama kali.

Sedangkan, Gubernur Isran Noor menjadi penuang terakhir sekaligus menutup prosesi tersebut. (ant)