HARIANKALTIM.COM – PT Hutama Karya (Persero) telah menuntaskan konstruksi Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A Karangjoang–KKT Kariangau sepanjang 9,275 km.
Saat ini, proyek tersebut sedang dalam proses Provisional Hand Over (PHO) dan siap memasuki tahap uji coba operasional.
Menurut Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, jalan tol ini akan terhubung langsung dengan Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam) yang sudah beroperasi.
Dengan adanya koneksi ini, waktu tempuh dari Balikpapan menuju IKN akan terpangkas drastis dari 2-3 jam menjadi hanya sekitar 1 jam.
“Akses yang lebih singkat akan mendukung mobilitas masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha,” kata Adjib dalam keterangan resmi, Selasa (19/08/2025).
Secara teknis, Tol IKN Seksi 3A memiliki tiga lajur dengan total lebar 16,15 meter. Keunikan dari ruas tol ini adalah keberadaan tiga jembatan yang melintasi Sungai Wain.
Ketiga jembatan ini memiliki total bentang sepanjang ±1.135 meter.
“Ini akan menjadi satu-satunya jalan tol di Indonesia yang tiga kali melewati sungai berkelok dan dilintasi kapal tongkang,” jelas Adjib.
Selain itu, ruas ini juga dilengkapi dengan empat overpass dan satu underpass.
Konstruksinya dibuat menyesuaikan kondisi geoteknik wilayah, yaitu ±3,97 km berupa struktur bertiang (elevated) dan ±4,17 km berupa jalan permukaan tanah (at grade).
Selama masa konstruksi, Hutama Karya menerapkan pendekatan berbasis digital untuk meningkatkan akurasi, efisiensi waktu, dan mutu.
Beberapa teknologi yang digunakan antara lain pemetaan drone, desain 3D–5D, hingga GPS paver.
Proyek ini juga telah meraih sertifikasi ISO terkait mutu, lingkungan, keselamatan kerja, dan keselamatan jalan. (RED)







