HARIANKALTIM.COM – Persoalan KIR yang merupakan uji kendaraan bermotor, rupanya menjadi perhatian serius Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
Itu ia sampaikan saat bincang santai bersama para jurnalis dalam agenda temu media yang dilakukan di Anjungan Balaikota Samarinda, Rabu (14/09/2022).
Disampaikan, ada temuan terkait KIR palsu, sehingga ia pun sudah menugaskan Dinas Perhubungan Samarinda untuk melapor ke pihak kepolisian.
“Saya sudah minta Dishub lapor ke Polres,” kata Andi Harun.
Dari informasi yang ia dapat, dalam proses temuan KIR palsu itu, sopir dari pemilik kendaraan sempat melarikan diri.
Beruntung, pihak terkait sudah mendapatkan registrasi nomor kendaraan. “Sopirnya lari. Tetapi nomor polisi (kendaraan) diidentifikasi,” ujarnya.
Disebutnya, laporan ke Polres itu dilakukan untuk memberi efek jera.
“Untuk efek jera. Mereka gunakan KIR palsu itu untuk dapatkan kartu fuelcard mengisi BBM,” ujarnya. (HB)







