Mesin Brebet Nyaris Makan Korban, Ibu dan Bayi Ini Hampir Ditabrak Mobil

Mesin Brebet Nyaris Makan Korban, Ibu dan Bayi Ini Hampir Ditabrak Mobil

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

HARIANKALTIM.COM – Warga di berbagai wilayah Kalimantan Timur saat ini tengah mengeluhkan masalah mesin kendaraan yang brebet atau mogok setelah mengisi BBM jenis Pertamax.

Bahkan seorang ibu di Balikpapan yang tengah mengendarai motor Scoopy bersama anaknya hampir saja menjadi korban kecelakaan akibat mogok di tengah jalan.

Kejadian ini terjadi saat ibu tersebut melintas di tanjakan Jalan MT Haryono.

“Ada bus dan mobil yang berada di belakang saya, dan saya hampir tertabrak karena motor saya mendadak mogok,” ujar Ami, warga yang mengalami kejadian tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya hanya bisa menyalakan klakson untuk memberi tanda kepada kendaraan di belakang agar lebih berhati-hati.

Keluhan serupa datang dari pengguna motor lain yang menyampaikan pengalamannya, beberapa hari lalu.

Ia juga mengalami kejadian yang hampir serupa setelah mengisi BBM di SPBU kawasan tersebut. “Posisi saya sedang boncengan dengan bayi dan hampir diseruduk mobil di belakang karena motor ngegendat. Ini bahaya sekali,” ungkap Mentari, warga tersebut.

Meskipun hasil uji laboratorium dari Pertamina menunjukkan bahwa kualitas BBM yang dijual telah memenuhi standar, para pengguna berharap agar pihak terkait menyelidiki masalah ini dengan serius.

Menanggapi keluhan tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyatakan bahwa setelah melakukan uji laboratorium terhadap kualitas BBM yang beredar di wilayah tersebut, ditemukan bahwa Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo telah memenuhi spesifikasi yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Migas.

Sementara itu, pihak kepolisian juga menegaskan bahwa sudah melakukan inspeksi mendadak di beberapa SPBU, dan tidak ditemukan indikasi pengoplosan atau ketidakberesan dalam penyediaan BBM. (RED)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com