Bengkel Gratis Korban Brebet Ternyata Masih Belum Jelas, Informasi dari Pertamina Malah Simpang Siur

Bengkel Gratis Korban Brebet Ternyata Masih Belum Jelas, Informasi dari Pertamina Malah Simpang Siur

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

HARIANKALTIM.COM – Janji Pertamina untuk membuka bengkel gratis bagi masyarakat yang kendaraannya rusak akibat menggunakan BBM bermasalah hingga kini masih belum jelas.

Meskipun sudah disepakati dengan DPRD Provinsi Kalimantan Timur, pelaksanaan program ini justru terkesan simpang siur, dan hingga saat ini masyarakat yang terdampak belum dapat memanfaatkan layanan yang dijanjikan.

Bengkel-bengkel yang sebelumnya diumumkan untuk melayani perbaikan kendaraan rusak akibat BBM tercemar belum juga beroperasi. Hal ini memicu kebingungan di kalangan konsumen yang menunggu kejelasan mengenai mekanisme dan waktu pelaksanaan program tersebut.

Hariankaltim.com telah berupaya menghubungi sejumlah pejabat Pertamina untuk mendapatkan klarifikasi mengenai hal ini, namun hingga berita ini dipublikasikan, belum ada respons yang memadai.

Baik Addieb Arselan, Manager Retail Sales Region Kalimantan Pertamina Patra Niaga, maupun Simon Aloysius Mantiri, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), yang sebelumnya membagikan nomor khusus untuk aduan masyarakat (0814-1708-1945), belum memberikan respons.

Sebelumnya pun, pernyataan dari para pejabat Pertamina juga belum ada yang memastikan kapan tepatnya bengkel gratis ini akan mulai beroperasi.

Saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan DPRD Kaltim, Addieb Arselan hanya mengatakan bahwa bengkel yang akan menyediakan layanan perbaikan adalah bengkel yang sudah bermitra dengan Pertamina, dan merek kendaraan akan disesuaikan dengan bengkel resmi.

Begitu pula, Azri Ramadan Tambunan, Sales Branch Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan saat ditanya wartawan, hanya menyampaikan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan teknis pelaksanaan program bengkel gratis dan akan memberikan informasi lebih lanjut.

Bak setali tiga uang, Edi Mangun, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Kalimantan pun cuma mengungkapkan bahwa Pertamina belum mengeluarkan panduan resmi mengenai perbaikan kendaraan rusak akibat BBM bermasalah, namun berkomitmen untuk memperbaiki kendaraan yang terdampak.

Meskipun begitu, hingga kini, mekanisme dan waktu operasional bengkel gratis masih belum jelas. (RED)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com