10 Perusahaan Dicurigai Manipulasi Ekspor Sawit, Salah Satunya Ternyata Beroperasi di Kariangau Balikpapan

10 Perusahaan Dicurigai Manipulasi Ekspor Sawit, Salah Satunya Ternyata Beroperasi di Kariangau Balikpapan

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

HARIANKALTIM.COM – Di tengah sorotan pemerintah terhadap 10 eksportir minyak sawit mentah (CPO), salah satu perusahaan yang masuk dalam analisis tersebut ternyata mengoperasikan fasilitas pengolahan sawit berskala besar di Kariangau, Balikpapan.

Perusahaan itu adalah PT Kutai Refinery Nusantara (KRN), perusahaan pengolahan dan hilirisasi sawit yang merupakan bagian dari Apical Group.

Nama KRN muncul dalam sejumlah pemberitaan nasional terkait dugaan transfer pricing dan under invoicing ekspor CPO. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya mengungkap adanya 10 eksportir besar yang diduga menjalankan praktik tersebut melalui perusahaan afiliasi di luar negeri.

Penelusuran Hariankaltim.com menunjukkan KRN mengoperasikan kompleks refinery dan pengolahan produk turunan sawit di kawasan pesisir Teluk Balikpapan. Alamat operasional perusahaan tercatat di Jalan Teluk Waru, Kariangau, Balikpapan Barat.

KRN merupakan bagian dari Apical Group, salah satu perusahaan pengolahan minyak nabati dan perdagangan sawit terbesar di dunia.

Fasilitas KRN tidak hanya berupa kantor administrasi. Sejumlah proyek pengembangan yang terdokumentasi mencakup refinery, storage tank, biodiesel plant, serta infrastruktur logistik maritim yang terhubung langsung ke kawasan pesisir.

Dalam salah satu publikasi resminya, Apical Group mengumumkan implementasi sistem operasi terminal berbasis cloud OPUS Terminal untuk mendukung operasional terminal baru di Kalimantan Timur.

Foto udara yang menyertai publikasi tersebut memperlihatkan kompleks industri terpadu yang terdiri atas tangki penyimpanan, fasilitas pengolahan, area dermaga, serta kapal yang bersandar di kawasan industri pesisir.

Temuan ini menunjukkan bahwa salah satu perusahaan yang masuk dalam sorotan isu ekspor CPO nasional memiliki fasilitas industri dan logistik yang beroperasi langsung di Kalimantan Timur.

Hariankaltim.com telah menghubungi Communications Manager Apical Group, Vanda Kusumaningrum, Kamis (28/05/2026).

Permintaan konfirmasi kemudian diteruskan kepada perwakilan perusahaan yang ditunjuk. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh jawaban. (RED)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com