Kreasi dan ide pengurus Masjid Jami Baabul Jannah di Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan ini sangat layak diapresiasi.
Pasalnya, sangat jarang di Kota Samarinda terdapat masjid yang menyediakan secara khusus rumah singgah untuk para musafir.
Namun dengan niat tulus para pengurus beserta jamaah dan semangat tolong menolong dalam kebaikan, akhirnya bisa diwujudkan.
Bahkan rumah persinggahan itupun diresmikan langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Samarinda, H Ardaniansyah MPd usai sholat Jumat, 14 Februari 2020.
“Semoga bisa dicontoh oleh pengurus masjid lainnya terutama yang lokasinya dilewati dalam perjalanan dan strategis,” ujarnya mengapreasiasi para pengurus Masjid Baabul Jannah ini.
Sementara, Ratijan selaku Pengurus Masjid menjelaskan, ide membangun rumah singgah ini dilatari keprihatinan terhadap para musafir atau mereka yang kebetulan berziarah ke Kutai Lama.
“Dan Alhamdulillah setelah sekitar tujuh bulan proses pembangunan, hari ini diresmikan,” ujarnya di sela acara yang dihadiri Kapospol Sambutan Ipda Rasidi, tokoh masyarakat setempat, dan staf Kelurahan Makroman.
Disampaikan pula, anggaran pembangunan rumah singgah berasal dari sumbangan atau selawatan jamaah masjid dengan perkiraan dana yang sudah digunakan sebesar Rp102 juta.
“Sementara untuk keramik disumbang oleh Pak Haji Mangkana, beliau memang selalu rutin berinfak untuk masjid ini,” imbuh Ratijan yang juga selaku Ketua Pimpinan Cabang DMI Kecamatan Sambutan.
Kini progres bangunan telah mencapai 90 persen, terbagi 2 pintu untuk laki-laki dan perempuan.
“Tinggal dilengkapi ranjang dan kursi tamu,” ujarnya.






