Event  

Pramuka Samarinda Gencarkan Latihan Tanggap Bencana

Pramuka Samarinda Gencarkan Latihan Tanggap Bencana

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Dalam menghadapi ancaman bencana, kesiapsiagaan menjadi kunci utama faktor keselamatan. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendefinisikan, kesiapsiagaan merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna.

Salah satu upaya meningkatkan kesiapsiagaan adalah dengan latihan yang rutin.

Latihan sangat dibutuhkan dalam membangun kesiapsiagaan tidak hanya bagi petugas terkait, namun juga perlu melibatkan peran seluruh lapisan masyarakat.

Gerakan Pramuka sebagai bagian dari komponen masyarakat yang peduli terhadap bencana, saat ini gencar melakukan latihan kesiapsiagaan.

Di Kota Samarinda, bahkan dalam kurun waktu satu pekan ini ada tiga lokasi latihan.

Pramuka Samarinda Gencarkan Latihan Tanggap Bencana

Pada Minggu (05/12/2021) tadi, Kwartir Ranting Samarinda Ilir menggelar latihan pemadam kebakaran di taman bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) Jalan Tongkol.

Di hari yang sama juga dilaksanakan latihan serupa oleh relawan gabungan di Polder Air Hitam.

Selanjutnya, pada Selasa (07/12/2021) pagi, Kwartir Cabang Kota Samarinda menyelenggarakan Apel Kesiapsiagaan Bencana dan Pembekalan Pelatihan Pramuka Peduli.

Kegiatan dilakukan di Halaman Sekretariat Kwarcab Samarinda di Graha Pemuda, Jalan AW Sjahranie, Samarinda Ulu.

Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, Dr H Rusmadi yang juga Ketua Kwarcab bertindak sebagai Inspektur upacara.

Dalam sambutannya, ia mengaku bangga dengan Kwarcab Samarinda yang telah membangun kekuatan, khususnya relawan Pramuka Peduli dalam rangka membangun kesiapsiagaan tangguh bencana.

Pramuka Samarinda Gencarkan Latihan Tanggap Bencana

Kesiapsiagaan ini, lanjut dia, merupakan wujud nyata partisipasi Pramuka dalam pembangunan di Kota Samarinda. 

Karena Samarinda menghadapi persoalan yang serius saat ini yakni banjir dan juga persoalan kebakaran.

“Namun kita yakin tidak ada bencana yang tidak bisa diselesaikan,” timpalnya.

Tak lupa, Rusmadi mengajak Kwartir Ranting dengan didampingi Dinas Pemadam Kebakaran melakukan sosialisasi penyuluhan untuk mengingatkan warga terhadap bahaya kebakaran.

Usai apel, peserta melakukan simulasi pemadaman api dengan menggunakan barang yang ada di sekitar dan menggunakan alat pemadam.

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com