SOROTAN
FAM Resmi Laporkan Kasus Miliaran Baznas Kaltim ke Kejaksaan        Salah Satu SPBU Baru di Samarinda Diduga Langgar Aturan      Kontraktor Curhat Setoran Naik Jadi 15 Persen      Warga Tetangga PDAM Ngaku Tak Pernah Dapat Bantuan CSR      Ada Tulisan Parkir Gratis, Tapi Jukir di Minimarket Masih Dibiarkan

Banyak Keramik Median Jalan Pecah, Disebut PU Bukan Karena Banjir

Banyak Keramik Median Jalan Pecah, Disebut PU Bukan Karena Banjir

Beberapa ruas jalan di Kota Samarinda, median jalan maupun trotoarnya dilapisi keramik.

Pemasangannya sudah beberapa tahun lalu.

Seiring waktu, saat ini banyak keramiknya yang lepas atau pecah.

Meski kerap digerus banjir, namun pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda punya alasan lain.

“Hampir rata-rata pecah di seluruh kota karena banyak dilewati truk besar dan terkena senggolan,” ungkap Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga PUPR Kota Samarinda, Budy Santoso dikutip HarianKaltim.com dari Antara, Jumat (10/12/2021).

Banyak Keramik Median Jalan Pecah, Disebut PU Bukan Karena Banjir
Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga PUPR Kota Samarinda, Budy Santoso

Menurutnya, mayoritas kerusakan median jalan itu disebabkan karena ditabrak oleh truk, bukan karena musibah banjir.

“Kalau air ‘kan nggak mungkin melepaskan keramik, karena banjir keramik nggak keliatan baru lah disenggol sama mobil,” jelasnya.

Lanjut Budy, untuk median yang sudah terlanjur dikeramik akan dilanjutkan dengan keramik, namun yang belum akan dilakukan pengecatan.

Ia juga menambahkan, pengerjaannya masih menunggu APBD 2022, kemudian setelah keluar barulah pihaknya akan segera melaksanakan perbaikan tersebut.

Ia mengatakan pihaknya akan mulai memperbaiki keramik median jalan yang rusak di tahun depan.

“Mulai perbaikannya di bulan Januari 2022 untuk seluruh daerah Samarinda yang keramik median jalan lepas-lepas itu,” kata Budy.

Ia menyebut total anggaran yang diperlukan untuk memperbaiki keramik median jalan di seluruh Kota Samarinda sekitar Rp200 hingga Rp400 juta.