Dinas Pariwisata Kaltim Ikuti Kaltim Time Expo 2022

Dinas Pariwisata Kaltim Ikuti Kaltim Time Expo 2022

HARIANKALTIM.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur ikut ambil bagian dalam pagelaran Kaltim Time Expo 2022. Kegiatan yang digelar di Atrium Grand City Mall Surabaya, pelaksanaannya pada 1 hingga 4 September 2022 yang lalu. Keikutsertaan tersebut dalam rangka Promosi Langsung Pariwisata, Perdagangan, Investasi, Kesenian, dan Produk Unggulan Kaltim.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kaltim yang diwakili Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Restiawan Baihaqi ST mengatakan keikutsertaan Dinas Pariwisata pada pameran kali ini adalah dalam rangka Promosi langsung Pariwisata dan Tindak Lanjut Kerjasama.

“Selain dalam rangka Promosi langsung Pariwisata, Perdagangan, Investasi, Kesenian dan Produk Unggulan Kaltim. Selain itu,  keikutsertaan Dispar Kaltim juga merupakan wujud nyata dan dari tindak lanjut kerjasama antara Pemprov Kaltim dengan Pemprov Jatim,” ujar Baihaqi, dikutip dari laman resmi Instagram Dinas Pariwisata Kaltim.

Lebih lanjut Baihaqi mengungkapkan bahwa selain Pertukaran data dan informasi di sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dispar juga menjalin kerjasama Perjalanan pengenalan potensi wisata (Familisation trip), Promosi pariwisata dan ekonomi kreatif melalui media digital dan Peningkatan Sumber Daya Manusia di bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Pameran ini diikuti oleh 20 stand yang terdiri dari 8 Perangkat Daerah (PD) Pemprov. Kaltim, Kabupaten Kutai Timur dan Kutai Barat serta 12 UMKM Jawa Timur. Selain menampilkan stand-stand pameran, Penyelenggara juga akan menampilkan kerajinan lokal, Pagelaran Kaltim Art Performance, Lomba-lomba bagi para siswa TK-SMP (Lomba Mading, Menggambar/mewarnai), Forum Bisnis pelaku usaha Minerba, Pesta Kuliner Kaltim, Lomba Stand Terbaik dan Surabaya Highlight Tour.

“Harapannya dengan ikut Dispar Kaltim dalam ajang Kaltim Time Expo 2022 dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kaltim, peningkatan kerjasama baik dari sektor pariwisata maupun ekonomi kreatif, yang outcomenya juga dapat mengundang investor untuk membangun Kaltim lebih maju kedepannya. Apalagi dengan adanya Ibu Kota Negara di Kaltim barang tentu menjadi magnet perekonomian Indonesia,” pungkas Baihaqi.

Kegiatan ini merupakan implementasi Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) danPemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) dalam menjalin kerja sama perdagangan melalui misi dagang dan investasi. Misi dagang dan investasi yang saat ini dilakukan, merupakan salah satu upaya untuk lebih meningkatkan kerja sama yang sudah terjalin sebelumnya. (*/MH/ADV/DISKOMINFO)

 

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com