HARIANKALTIM.COM – Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Nirwana Puri Samarinda kembali menganggarkan ratusan juta rupiah untuk popok di tahun 2026 ini.
Padahal, panti di bawah Dinas Sosial Kaltim ini masih diselimuti dugaan penimbunan stok serupa dengan anggaran pengadaan 2025 lalu senilai hampir Rp1 miliar
Berdasarkan dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) 2026 yang dilihat Hariankaltim.com, Jumat (14/08/2026), belanja popok dewasa dianggarkan sebesar Rp338.385.108.
Selain itu, ada pula alokasi belanja perlak untuk lansia bedridden senilai Rp15.346.350.
OBAT KALAH DARI SNACK
Alokasi kesehatan bagi para penghuni panti di Jalan Mayjend Sutoyo (eks Remaja) ini justru terlihat minim.
Belanja obat-obatan hanya dipagu sebesar Rp71.825.000. Angka ini kalah jauh jika dibandingkan dengan anggaran snack kegiatan yang mencapai Rp218.296.000.
Urusan pakaian juga menyedot dana besar. Panti menganggarkan Rp206.195.346 untuk pakaian olahraga dan Rp225.178.002 untuk kebutuhan sandang lainnya. Total belanja pakaian di panti ini mencapai lebih dari Rp431 juta.
ID GANDA & GAS
Terdapat kejanggalan administrasi pada data RUP tersebut. Belanja pengadaan kertas dengan ID 100111507 muncul dua kali dengan nilai masing-masing Rp4.487.150.
Item lain yang patut dicermati yakni biaya operasional dapur. Untuk pengisian tabung gas elpiji 12 kg saja, panti mengalokasikan dana sebesar Rp176.388.663.
Angka untuk kebutuhan memasak ini bahkan mencapai lebih dari dua kali lipat pagu kesehatan klien, di mana belanja obat-obatan hanya dijatah sebesar Rp71.825.000. (RED)






