HARIANKALTIM.COM – Setelah sempat menjadi sorotan, Komite SMKN 17 Samarinda akhirnya mengembalikan pungutan Rp850.000 yang dikumpulkan untuk acara perpisahan/penyumpahan.
Bendahara Komite Sekolah, Aan Ansori, memastikan dana tersebut dikembalikan tanpa potongan.
“Semua yang sudah dibayar orang tua siswa, kami kembalikan utuh. Tidak ada potongan,” ujar Aan dalam wawancara dengan Hariankaltim.com, Senin (05/05/2025).
“Intinya bahwa acara tersebut dengan pengembalian uang sudah dibatalkan,” imbuhnya.
Selain itu, sambung dia, sudah diumumkan ke siswa dan orang tua terkait pembatalan acara tersebut.
“Sehingga kami komite sudah membatalkan dengan pengembalian uang 100 persen,” tegasnya.
Mengenai acara yang kemungkinan akan dilaksanakan oleh paguyuban kelas, Aan yang berprofesi guru ini mengaku tidak mengetahui secara pasti.
Di bagian lain, ia menjelaskan bahwa tujuan acara penyumpahan adalah untuk memberikan bekal moral dan etika bagi siswa yang akan memasuki dunia kerja.
Tapi ia mengakui bahwa kegiatan ini bukanlah kewajiban atau syarat untuk memasuki dunia kerja. (RED)
๐จ๐ฃ๐๐๐ง๐: ๐ฅ๐ฒ๐ฑ๐ฎ๐ธ๐๐ถ ๐บ๐ฒ๐ป๐ด๐๐ฏ๐ฎ๐ต ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐บ๐ฒ๐ป๐ด๐ด๐ฎ๐ป๐๐ถ ๐ธ๐ฎ๐น๐ถ๐บ๐ฎ๐ ๐ฑ๐ถ ๐ฝ๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ด๐ฟ๐ฎ๐ณ ๐ฐ ๐ต๐ถ๐ป๐ด๐ด๐ฎ ๐ณ ๐ฎ๐๐ฎ๐ ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐บ๐ถ๐ป๐๐ฎ๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ป๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐๐๐บ๐ฏ๐ฒ๐ฟ, ๐ฃ๐ฎ๐ธ ๐๐ฎ๐ป ๐๐ป๐๐ผ๐ฟ๐ถ, ๐ฆ๐ฒ๐ป๐ถ๐ป ๐บ๐ฎ๐น๐ฎ๐บ







