Kutim Perketat Pengawasan Semen dan Pasir, Antisipasi Gangguan Distribusi

Kutim Perketat Pengawasan Semen dan Pasir, Antisipasi Gangguan Distribusi

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

HARIANKALTIM.COM, SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperketat pengawasan terhadap distribusi semen dan pasir setelah dua komoditas ini resmi masuk daftar bahan pokok penting yang diawasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah responsif untuk menjaga kelancaran pembangunan di daerah.

Pejabat Fungsional Pengawas Perdagangan Ahli Muda Disperindag Kutim, Achmad Dony Erviady, mengatakan peningkatan pengawasan dilakukan karena sejumlah proyek strategis daerah bergantung pada ketersediaan material konstruksi.

“Kalau stok semen habis, aktivitas pembangunan langsung berhenti. Dampaknya ke berbagai sektor,” ujarnya.

Dony menjelaskan bahwa distribusi semen kerap terganggu oleh faktor cuaca, keterbatasan kapal, dan antrean bongkar muat dari luar daerah pemasok. Seluruh pasokan masuk dari Bontang, Samarinda, dan Surabaya, membuat Kutim perlu memantau rantai logistik secara intensif.

“Begitu ada gangguan, harga bisa naik. Kami harus cepat merespons,” katanya.

Disperindag kini menempatkan pengecekan stok distributor sebagai prioritas. Pemerintah memantau volume semen dan pasir di gudang serta memastikan barang bergerak secara normal ke pasar.

“Jika ditemukan indikasi penahanan barang, kami akan langsung melakukan sidak untuk mencegah spekulasi. Kami tidak memberi ruang bagi pedagang yang mencoba memainkan harga,” tegas Dony.

Selain monitoring, koordinasi dengan pemasok luar daerah ditingkatkan. Pemerintah meminta distributor mengirim barang lebih cepat saat stok menurun. Upaya ini dinilai penting untuk mencegah kelangkaan yang dapat menghambat pengerjaan fasilitas publik.

Menurut Dony, kebijakan pengawasan material konstruksi ini menjadi solusi jangka pendek sambil menunggu infrastruktur logistik Kutim semakin siap. “Selama masih bergantung pasokan luar, yang harus dijaga adalah kelancaran distribusi,” tuturnya. (ADV/Diskominfo Kutim/Jen).

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com