SOROTAN
FAM Resmi Laporkan Kasus Miliaran Baznas Kaltim ke Kejaksaan       Kontraktor Curhat Setoran Naik Jadi 15 Persen      Warga Tetangga PDAM Ngaku Tak Pernah Dapat Bantuan CSR      Ada Tulisan Parkir Gratis, Tapi Jukir di Minimarket Masih Dibiarkan
Event  

Pejabat Ini Kaget Saat Hadiri Perpisahan SMPN 48 Samarinda

Pejabat Ini Kaget Saat Hadiri Perpisahan SMPN 48 Samarinda

SMP Negeri 48 Samarinda menggelar acara pelepasan siswa-siswinya angkatan ke-1 Tahun Ajaran 2021/2022.

Hajatan yang digelar di halaman sekolah, Senin (06/06/2022), dihadiri antara lain Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Sapras) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda, M Syafe’i.

Dalam sambutannya, Syafei mewakili Kepala Disdikbud Samarinda Asli Nuryadin yang tengah berada di luar kota.

Ia mengaku terkejut saat mendengar penjelasan Kepala Sekolah, lantaran tak menyangka lembaga pendidikan yang beralamat di Jalan Proklamasi ini memiliki cukup banyak peserta didik.

“Padahal tempat belajarnya masih pinjam pakai dengan bangunan milik SD,” ungkapnya.

Syafei berjanji akan segera mengupayakan penambahan sarana dan prasarana untuk SMPN 48.

Pejabat Ini Kaget Saat Hadiri Perpisahan SMPN 48 Samarinda
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Sapras) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda, M Syafe’i. (foto: mansyah/hariankaltim.com)

“Kami akan upayakan mendorong percepatannya untuk pembangunan dan penambahan ruang sekolah, terutama di lantai dua,” katanya.

Sebelumnya, Kepala SMPN 48 Samarinda, Yunianto Hendrawardhana MPd mengatakan, saat ini sudah terbangun 2 ruang belajar.

“Sisanya 6 ruangan lagi, Insya Allah tahun ini,” ujar Pak Yuni – sapaannya — saat menyampaikan sambutan.

Dipaparkan pula, saat ini jumlah peserta didiknya 336 siswa, 87 orang di antaranya duduk di kelas IX.

Pak Yuni juga mengucapkan terima kasih kepada para guru, orangtua murid dan semua pihak yang telah mendukung hingga terlaksana acara ini dengan sukses dan lancar.

“Mudah-mudahan menjadi amal ibadah,” ucapnya.

SEKOLAH PENGGERAK

Di bagian lain, disampaikan pula bahwa SMPN 48 Samarinda sejak tahun lalu merupakan Sekolah Penggerak.

Di Samarinda sendiri, hanya ada 7 (tujuh) Sekolah Penggerak.

“Makanya, kami melaksanakan dua kurikulum, kelas 7 menggunakan Kurikulum Merdeka, sedangkan kelas 8 dan 9 memakai Kurikulum 2013. Walaupun ruangan masih pembangunan, tapi gurunya luar biasa,” kata Pak Yuni disambut tepuk tangan.

Pejabat Ini Kaget Saat Hadiri Perpisahan SMPN 48 Samarinda
Kepala SMPN 48 Samarinda, Yunianto Hendrawardhana MPd secaar simbolias melepaskan atribut siswa. (foto: mansyah/hariankaltim.com)

Guru-guru SMPN 48 pun terus meningkatkan pengetahuan dengan mengikuti Diklat Kurikulum Merdeka.

“Tahun lalu 11 guru sudah ikut Diklat, untuk tahun ini ada 7 orang,” terangnya

Di ujung sambutan, ia berpesan agar siswi-siswi tetap menjaga nama baik SMPN 48 ketika berada di sekolah lanjutan.

Tak lupa ia meminta maaf dan mendoakan anak-anak didiknya itu agar sukses dan menjadi figur yang berguna bagi nusa, bangsa, dan agama.

“Selamat jalan anak-anak, semoga sukses, doa kami menyertai ananda. Tetap pegang etika kepada orangtua, saudara, dan lingkungan. Jaga nilai agama dan budaya Indonesia,” pesan Pak Yuni, mewanti-wanti. (MH)