Program Tali Asih Veteran Masuk Tahun Kedua, Dinsos Kutim Fokus Tingkatkan Layanan Sosial

Program Tali Asih Veteran Masuk Tahun Kedua, Dinsos Kutim Fokus Tingkatkan Layanan Sosial

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

HARIANKALTIM.COM, SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan bahwa program tali asih untuk veteran yang telah berjalan sejak 2023 kini memasuki tahun kedua dengan fokus pada perbaikan pendataan dan penguatan layanan sosial. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan penghormatan terhadap para pejuang negara tetap berjalan dalam mekanisme yang lebih tertib dan terukur.

Kepala Dinas Sosial Kutim, Ernata Hadi Sujito, mengatakan bahwa setelah dua tahun pelaksanaan, program tali asih tidak lagi sekadar penyaluran bantuan, tetapi mulai diarahkan pada peningkatan kualitas pengelolaan data veteran dan pendampingan yang lebih sistematis.

“Tahun kedua ini kita tidak hanya menyalurkan tali asih, tetapi memperkuat validasi datanya. Supaya tidak ada veteran yang terlewat,” ujarnya.

Dinsos kini melakukan penyesuaian sistem pelayanan berbasis kunjungan langsung. Tim lapangan diturunkan untuk memverifikasi kondisi veteran, termasuk mengecek apakah penerima tahun sebelumnya masih memenuhi kriteria.

Menurut Ernata, pembaruan data menjadi penting karena sebagian veteran kini sudah memasuki usia lanjut dan membutuhkan pengawasan sosial maupun pendampingan tambahan. Oleh sebab itu, pemerintah daerah mulai menyusun skema evaluasi tahunan agar program dapat berjalan berkesinambungan.

“Tali asih ini bukan kegiatan simbolis. Ini adalah bentuk penghormatan yang harus dipertahankan dengan tata kelola yang baik,” tegasnya.

Selain bantuan keuangan, Dinsos juga menyiapkan dukungan tambahan seperti kunjungan rutin dan pendampingan apabila ditemukan veteran dengan kondisi rentan. Pemerintah menilai layanan sosial harus bergerak sejalan dengan kebutuhan di lapangan, bukan hanya berdasarkan anggaran semata.

“Kami berharap program tali asih semakin matang dan mampu memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok veteran sebagai bagian penting dari sejarah daerah,” pungkasnya. (ADV/Diskominfo Kutim/Jen)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com