HARIANKALTIM.COM – Peternakan ayam milik pengusaha Handoko di Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, mendapat kunjungan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Timur, Syarifah Suraidah, yang juga istri Gubernur Rudy Mas’ud.
Kunjungan ke PT Ayam Makmur Jaya pada 26 Mei 2026 itu dilakukan untuk melihat proses peternakan dan produksi telur lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dalam unggahan resmi TP PKK Kaltim, peternakan tersebut dinilai berkontribusi terhadap penyediaan pangan lokal dan kesejahteraan peternak.
Namun, di balik apresiasi itu, sebagian warga Mugirejo masih mengeluhkan serbuan lalat yang meningkat setelah hujan.
Keluhan tersebut telah berlangsung bertahun-tahun dan menjadi perhatian pemerintah setempat.
Lurah Mugirejo, Dwi Haryani, membenarkan adanya aduan masyarakat terkait gangguan lalat.
“Keluhan masyarakat memang ada. Apalagi setelah hujan, lalat lebih banyak,” ujarnya kepada Hariankaltim.com, beberapa waktu lalu.
Ia juga mengungkapkan bahwa pengajuan penambahan kapasitas kandang tidak lagi diperbolehkan karena mempertimbangkan perkembangan permukiman dan potensi dampak lingkungan.
Selain peternakan milik Handoko, terdapat pula sedikitnya dua kandang transit ayam di kawasan Lubuk Sawa. Satu berada di dekat Perumahan Permata Mugirejo, sedangkan satu lainnya di ujung Jalan Mardiansyah Marhat.
Kandang tersebut digunakan sebagai tempat singgah ayam dari luar daerah sebelum didistribusikan ke pasar.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Samarinda, Maskuri, mengaku hanya mengetahui peternakan milik Handoko sebagai usaha yang terdata.
Sementara terkait kandang transit, pihaknya belum mengetahui secara pasti identitas pengelolanya.
Pejabat fungsional pengawas peternakan, Kumbawan Wibisono, menyebut aktivitas penampungan atau transit ayam seharusnya memiliki izin.
DKPP Samarinda juga mengakui pengawasan lapangan terhadap usaha unggas tidak dilakukan secara rutin.
Hingga berita ini diterbitkan, PT Ayam Makmur Jaya belum memberikan tanggapan. Hariankaltim.com telah berupaya meminta klarifikasi dengan mendatangi peternakan di Mugirejo dan kantor perusahaan di Jalan Yos Sudarso, Samarinda.
Konfirmasi juga disampaikan melalui pesan WhatsApp kepada pihak perusahaan. Namun seluruh upaya tersebut belum memperoleh respons. (RED)






