HARIANKALTIM.COM – Warga Samarinda mengeluhkan kondisi jalur alternatif yang menghubungkan kawasan Lubuk Sawah, Kelurahan Mugirejo, dengan Jalan Gerilya di Kelurahan Sungai Pinang Dalam yang semakin gelap pada malam hari.
Lampu penerangan jalan yang sebelumnya terpasang di sebagian ruas Jalan HS Abdurahman tersebut terus berkurang. Hingga kini hanya tersisa tiga titik yang masih menyala.
Kondisi itu paling terasa di kawasan tanjakan dekat peternakan Ayam Makmur milik pengusaha Handoko yang kerap dilalui warga.
Hasil konfirmasi kepada pihak Ayam Makmur mengungkap bahwa sekitar 40 lampu penerangan jalan pernah dipasang di kawasan itu sekitar setahun lalu atas usulan warga setempat.
“Kurang lebih 40 titik yang dipasang,” ujar Meidi dan Anto, perwakilan Ayam Makmur, saat ditemui Hariankaltim.com, Sabtu (20/06/2026).
Menurut dia, pemasangan lampu dilakukan langsung oleh pihak perusahaan sebagai respons atas permintaan warga yang menginginkan penerangan jalan di kawasan tersebut.
Saat pertama dipasang, lampu-lampu itu membuat akses jalan menjadi lebih terang dan membantu aktivitas warga pada malam hari. Namun kondisi tersebut tidak bertahan lama.
Meidi mengatakan lampu mulai hilang satu per satu sekitar dua hingga tiga bulan setelah pemasangan. “Bertahan sekitar dua sampai tiga bulan. Setelah itu mulai hilang,” katanya.
Pihak perusahaan menduga hilangnya lampu tersebut akibat pencurian. Selain lampu, sejumlah tiang dan kabel instalasi juga disebut ikut raib. “Tiangnya hilang, kabelnya hilang,” ungkapnya.
Akibat hilangnya sebagian besar fasilitas penerangan itu, kini hanya tersisa tiga lampu yang masih berfungsi.
Meski mengaku mengetahui adanya kehilangan, pihak perusahaan tidak pernah melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. “Belum pernah dilaporkan,” kata Meidi.
Temuan ini sekaligus menjawab pertanyaan warga terkait hilangnya sebagian besar lampu bantuan yang sebelumnya terpasang di sebagian kecil jalur alternatif Lubuk Sawah–Gerilya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada data pasti mengenai jumlah lampu yang hilang maupun nilai kerugian yang ditimbulkan.
Karena tidak pernah dilaporkan ke kepolisian, penyebab pasti raibnya puluhan lampu tersebut juga belum pernah diungkap secara resmi. (RED)







