Berharap Lomba Olahraga Tradisional Begasing Diperbanyak

Berharap Lomba Olahraga Tradisional Begasing Diperbanyak
Sabran, salah satu peserta olahraga tradisional Begasing asal Tenggarong

HARIANKALTIM.COM – Memasuki hari kedua pelaksanaan olahraga begasing untuk memeriahkan Erau Adat Pelas Benua dan Hari Jadi Kota Tenggarong ke-240, teknis permainan tradisional ini berbeda dibandingkan sehari sebelumnya.

Begasing pada Senin (26/09/2022), menggunakan sistem poin dengan sebuah lingkaran yang menyerupai sebuah target dengan terdapat titik pusat ditengahnya.

Indra selaku Koordinator Induk Olahraga Tradisional (Inorga) Begasing, menjelaskan lomba kali ini berfokus kepada ketahanan berputarnya gasing.

“Untuk yang hari ini kita akan menerapkan sistem poin. Kami sudah menyiapkan sebuah lingkaran besar dengan dua lingkaran kecil di dalamnya,” terang Indra.

Nantinya pemain akan diminta memutarkan gasing tepat pada titik pusat lingkaran, lalu pemain lawan akan memukul gasing lawan menggunakan gasing miliknya.

Ketentuan permainannya adalah ketika memukul gasing lawan, gasing lawan harus keluar dari lingkaran besar.

Berharap Lomba Olahraga Tradisional Begasing Diperbanyak

Sedangkan gasing yang memukul harus tetap di dalam lingkaran untuk mendapatkan poin, bila pemukul gasing tidak dapat mengeluarkan gasing lawan dari lingkaran besar maka dianggap mendapat nilai nol.

Ketika gasing pemukul dapat mengeluarkan gasing lawan dan berada pada posisi pusat lingkaran maka akan mendapat 10 poin.

Jika berada pada lingkaran kedua maka mendapat 8 poin, dan jika berada pada lingkungan besar ketiga mendapat kan 5 poin.

HarianKaltim.com juga sempat menanyakan kepada peserta lomba terkait pelaksanaan lomba ini yang sudah vakum selama 2 tahun karena pandemi covid-19.

Sabran, salah satu peserta asal Tenggarong mengatakan karena adanya libur selama pandemi Covid-19 ini, sehingga para pegiat olahraga tradisional gasing agak mengalami kesulitan.

“Karena tidak adanya tempat atau wadah untuk kami bertanding. Kami merasa bahwa karena libur 2 tahun ini kami perlu latihan ulang lagi,” tuturnya.

Ia berharap untuk tahun-tahun mendatang olahraga begasing harus dapat dikenalkan lagi kepada semua lapisan masyarakat.

“Dengan diberikan ruang atau wadah pertandingan, agar lebih banyak lagi peminat dan semakin meriah kegiatan lomba seperti ini,” harapnya. (AH/ADV/DISPORA)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com