HARIANKALTIM.COM — Big Mall Samarinda kembali menjadi sorotan setelah sebuah mobil pengunjung terbakar di area parkir pada Sabtu petang (29/11/2025) sekira pukul 18.30 Wita.
Insiden itu sontak memicu kepanikan dan disebut hampir menjadi kebakaran ketiga di pusat perbelanjaan ini dalam beberapa bulan terakhir.
Api yang muncul dari bagian depan mobil berhasil dipadamkan cepat berkat kesigapan petugas keamanan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Tindakan cepat itu mencegah api merembet ke kendaraan lain. Belum ada laporan korban jiwa atau luka dalam kejadian ini.
Rekaman video berdurasi sembilan detik yang beredar di media sosial menunjukkan kepulan asap tebal dan kobaran api kecil dari kap mobil.
Kendaraan yang terbakar segera dipindahkan dan situasi cepat terkendali.
Big Mall mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi informasi yang beredar terkait insiden ini.
Dalam rilis tersebut, manajemen menyatakan bahwa insiden berhasil ditangani cepat oleh tim keamanan dan operasional mall tetap berjalan normal.
Hasil pengecekan internal menyebut kejadian dipicu korsleting pada lampu variasi dan bemper sisi kiri kendaraan pengunjung yang terbakar.
Api disebut dapat dipadamkan segera menggunakan APAR, dan kendaraan tersebut telah meninggalkan area mall dalam keadaan aman.
Namun, informasi yang belum terkonfirmasi menyebut sprinkler tidak aktif saat kejadian.
Insiden ini menambah panjang daftar peristiwa ‘si jago merah’ di Big Mall dan memicu kekhawatiran publik. Terlebih, dalam kebakaran beberapa bulan lalu, sprinkler juga dilaporkan tidak aktif.
Namun kali ini diiringi pula munculnya isu “persaingan bisnis” di kolom komentar media sosial, meskipun dugaan tersebut belum disertai bukti faktual.
Big Mall telah mengalami dua kebakaran sebelumnya. Kejadian pertama pada 3 Juni 2025.
Kala itu, api melahap beberapa stan atrium dan menyebabkan puluhan orang sesak napas.
Pasca-kejadian, mall ditutup sementara untuk investigasi dan perbaikan.
Kebakaran kedua tercatat pada 17 Juli 2025 yang menimpa satu tenant, namun cepat dipadamkan.
DPRD Kota Samarinda lalu melakukan inspeksi mendadak ke lokasi.
Pihak legislatif lantas memberi peringatan keras kepada manajemen dan menuntut audit instalasi listrik serta proteksi.
Bahkan menegaskan akan merekomendasikan penutupan Big Mall jika terjadi kebakaran ketiga. (RED)
Catatan Redaksi
Update Minggu, 30 November 2025 — pukul 11.49 WITA
Redaksi menambahkan informasi terbaru berupa press release resmi dari pihak Big Mall Samarinda yang menjelaskan penyebab awal insiden berdasarkan pengecekan internal, yaitu korsleting pada lampu variasi kendaraan.
Redaksi akan memperbarui informasi jika terdapat temuan baru dari pihak berwenang.







