Viral  

Fenomena Waterspout di Teluk Balikpapan Bukan yang Pertama

Fenomena Waterspout di Teluk Balikpapan Bukan yang Pertama

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

HARIANKALTIM.COM — Fenomena pusaran angin di atas laut Teluk Balikpapan yang terjadi Sabtu (31/05/2025) mengejutkan warga dan viral di media sosial.

BMKG Balikpapan mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut adalah waterspout atau puting beliung laut, yang terbentuk akibat awan cumulonimbus dan ketidakstabilan atmosfer.

Kepala Stasiun Meteorologi Sepinggan, Kukuh Ribudiyanto, menjelaskan bahwa turbulensi dalam awan menciptakan tekanan rendah yang menarik udara dari bawah, membentuk kolom angin memutar dari dasar awan ke permukaan laut.

Ia menegaskan bahwa proses ini sama dengan puting beliung di darat, hanya saja terjadi di laut.

Waterspout umumnya muncul saat peralihan musim, terutama ketika suhu laut hangat dan penguapan tinggi mempercepat pembentukan awan cumulonimbus.

Selain waterspout, awan jenis ini juga sering memicu hujan deras singkat, angin kencang, kilat, dan petir.

Rekaman peristiwa berdurasi singkat itu menunjukkan pusaran angin memanjang dari langit ke laut.

Meski tidak menimbulkan kerusakan, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Fenomena serupa pernah terjadi pada Mei 2016 di lokasi yang sama, menunjukkan bahwa Teluk Balikpapan memiliki kerentanan terhadap kejadian semacam ini.

Menurut BMKG, saat ini Kalimantan Timur sedang memasuki masa transisi menuju kemarau yang diperkirakan tiba akhir Juni.

Kukuh juga memperingatkan adanya potensi gelombang tinggi di Selat Makassar selama musim kemarau akibat dominasi angin tenggara dan selatan, yang dapat mengganggu pelayaran dan aktivitas nelayan.

Masyarakat diimbau untuk mengenali tanda-tanda awal cuaca ekstrem, seperti udara yang tiba-tiba panas dan pengap, langit mendung mendadak, serta angin yang berubah arah dan bertiup kencang.

Waterspout mungkin bersifat lokal dan cepat berlalu, namun dampaknya bisa berbahaya jika terjadi di kawasan padat atau area aktivitas tinggi. (RED)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com