Sosialisasi Perda 04/2022 di Long Ikis, Yenni Eviliana: Setiap Warga Punya Peran Cegah Narkotika

Sosialisasi Perda 04/2022 di Long Ikis, Yenni Eviliana: Setiap Warga Punya Peran Cegah Narkotika

HARIANKALTIM.COM – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) No 04 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkotika dan Psikotropika, Minggu (23/10/2022).

Acara bertempat di Desa Belimbing, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser.

Sosialisasi yang dimoderatori Yolanda Syarif ini menghadirkan dua narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) yakni Ammiratuzzakira dan Achmad Syaukani.

Dalam sambutannya, Yenni mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan membantu upaya pemberantasan serta penyalahgunaan juga peredaran narkotika dan psikotropika.

“Upaya pemberantasan dan pencegahan penyebaran narkotika harus kita lakukan secara bersama-sama, dan diperlukan juga dukungan dari pelbagai pihak terkait,” ungkap anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Disampaikan pula, saat ini Kabupaten Paser dengan jumlah penduduk mencapai 280 ribu jiwa lebih, telah berada di peringkat tujuh di Kaltim terkait kasus penyebaran dan penyalahgunaan narkotika.

“Tentunya kondisi ini membuat kita semua merasa miris ketika mengetahui besarnya potensi penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Paser ini, karena peredarannya bukan lagi hanya berada di kota, tapi sudah masuk ke pedesaan,” paparnya.

Makanya, lanjut legislator asal Dapil PPU – Paser ini, setiap warga memiliki peranan dan tanggungjawab untuk melakukan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Melalui Perda ini bisa dipahami, sampai dimana batasan dan peranan masyarakat guna mencegah penyebaran narkotika,” ujarnya.

Adapun tugas dan peranan pemerintah dalam mencegah penyebaran dan penyalahgunaan narkotika di antaranya memberikan layanan serta akses komunikasi, informasi dan edukasi yang benar kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Juga melakukan koordinasi lintas lembaga, baik dengan antara lembaga pemerintah, swasta maupun masyarakat. Serta memfasilitasi upaya khusus, rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial dan reintegrasi sosial bagi pecandu narkotika, prekursor narkotika dan psikotropika,” pungkas Yenni. (ASH/ADV)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com