HARIANKALTIM.COM – Selama hampir sepekan, Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara (Dispora Kukar) bekerja sama dengan Kodim 0906 Tenggarong melaksanakan Pembinaan dan Latihan Calon Siswa (Binlat Casis) TNI AD.
Memasuki hari ke-5, Sabtu (24/09/2022), para peserta diberikan bimbingan psikotes mengundang Tim Asistensi Belajar Cerdas (ABC) yang langsung didatangkan dari Balikpapan.
ABC merupakan sebuah lembaga yang bergerak di bidang pendidikan terkhusus kepada bimbel sekolah kedinasan.
Rusdiana selaku owner dari ABC menjelaskan bahwa timnya membantu para peserta mendapatkan sebuah gambaran bagaimana sebenarnya psikotes.
“Karena yang kita tahu masuk dalam Angkatan yang paling sering gugur itu ada di psikotes dan kesehatan, jadi kami di sini hadir untuk membantu para peserta agar siap mengikuti tes nanti,” terangnya.
Ia juga bersyukur karena Pemkab Kukar telah mengumpulkan para pemuda bahkan hingga pelosok yang memang benar-benar mau mengejar cita-cita.
“Dan itu semua difasilitasi. Ini sangat luar biasa, karena pemerintah sudah memberi wadahnya, jadi tinggal anaknya aja lagi,” ujarnya.
Rusdiana berharap kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun, dan bukan hanya di Kukar tapi di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
“Saya harap bisa mencontoh kegiatan ini, karena kita tahu Kaltim ini luas, saya berharap pemerintah-pemerintah daerah mau memfasilitasi para pemudanya seperti ini,” harapnya.
Sebelum memulai bimbingan, Windu dari Tim ABC memberikan semangat kepada para peserta agar motivasi belajar mereka meningkat.
Tes psikologi atau psikotes adalah bidang yang ditandai dengan penggunaan sampel perilaku untuk menilai konstruksi psikologis, seperti fungsi kognitif dan emosional, tentang individu tertentu.
“Harapan dari terlaksananya kegiatan ini adalah agar kalian tahu agar kalian memiliki gambaran, oh begini nanti ketika saya psikotes, dan begini yang harus saya lakukan,” paparnya.
Selain itu, agar mengetahui bagaimana kepribadian, sifat, dan kemauan seseorang untuk menjadi abdi negara.
Adapun kegiatan bimbingan psikotes ini adalah mempelajari dan mengenal kepribadian masing-masing.
Usai Tim ABC menjelaskan materi, para peserta diminta langsung untuk mengerjakan soal terkait materi yang sudah disampaikan.
Sejumlah materi yang disampaikan meliputi:
1. Logika aritmatika yaitu untuk mengetahui pengetahuan pola berpikir aritmatika;
2. Logika analogi, para peserta Binlat diminta untuk mencari kata yang paling dekat atau mirip dan terkadang juga lawan kata;
3. Logika penalaran, peserta diminta menghubungkan kata pada soal dan juga ada soal nalar mencari kata yang tidak termasuk dalam kelompok tertentu;
4. Numerik aritmatika, peserta diminta untuk menjelaskan contoh soal sederhana perhitungan bercerita;
5. Test Wartteg atau biasa disebut tes kotak 8, peserta diminta untuk melengkapi gambar dari bentuk yang sudah ada, fungsinya untuk mengetahui kebiasaan, motivasi dan kepribadian;
6. Test Army Alpha Intelegence, adalah sebuah tes yang berisi instruksi (perintah) tertentu dari pemberi tes kepada peserta, yang nantinya para peserta harus mengerjakan seluruh instruksi tersebut ke dalam lembaran kertas jawaban yang telah disediakan;
7. Kraepelin Test adalah untuk menguji peserta ketika dalam keadaan tertekan dengan hitung-hitungan yang banyak;
Dalam tes ini, peserta akan diberi selembar kertas ukuran A3 berisi deret angka yang dikerjakan dengan membuat garis pada angka-angka tersebut.
“Salah satu nilai terbesar adalah Test Kraepelin, sehingga harus dikejar semaksimal mungkin kekurangan kalian,” ujar Windu kepada para peserta.
8. Tes menggambar pohon adalah sebuah tes yang digunakan untuk menganalisis diri, baik kepribadian maupun emosi;
9. Tes menggambar orang, merupakan tes yang diberikan untuk melihat lebih jauh kepribadian seseorang melalui sebuah gambar manusia.
Windu mengatakan, dalam mengerjakan psikotes ini harus dengan konsentrasi tinggi. “Jangan kalian main-main dalam mengerjakan,” tegasnya. (AH/ADV/DISPORA)







