HARIANKALTIM.COM – Pergerakan kendaraan pada arus mudik Lebaran 2026 mulai terlihat pada Senin (16/3/2026). Sejumlah pengguna jalan yang melintasi Jalan Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam) merekam kondisi permukaan jalan yang dinilai kurang rata dan tergenang air di beberapa titik.
Dua rekaman video yang diperoleh Hariankaltim.com, memperlihatkan kendaraan melaju di salah satu ruas Tol Balsam dengan permukaan beton yang memiliki perbedaan warna pada beberapa bagian.
Pada jalur roda kiri kendaraan tampak bidang berbentuk persegi yang lebih gelap dari permukaan beton di sekitarnya.
Bidang tersebut menyerupai tambalan atau perbaikan lokal pada permukaan beton. Selain itu, pada beberapa titik juga terlihat sambungan panel beton yang melintang di badan jalan.
Dalam rekaman berdurasi sekitar 20 detik tersebut, getaran kendaraan terlihat saat melintasi beberapa sambungan beton. Kondisi itu muncul secara periodik seiring kendaraan melaju di jalur tol.
Selain tambalan pada permukaan jalan, dokumentasi lain yang diperoleh menunjukkan adanya genangan air di salah satu sisi lajur Tol Balsam, tepatnya di area dekat struktur jembatan penyeberangan.
Genangan tersebut terlihat mengisi sebagian badan jalan di sisi kanan lajur dan memantulkan struktur jembatan di atasnya.
Tol Balikpapan–Samarinda merupakan jalan tol pertama di Kalimantan dengan panjang sekitar 99 kilometer yang menghubungkan Kota Balikpapan dan Samarinda.
Jalan tol ini mulai beroperasi penuh pada 2019 dan menjadi jalur utama mobilitas antar dua kota terbesar di Kalimantan Timur.
Menjelang Lebaran, ruas tol ini biasanya mengalami peningkatan volume kendaraan, terutama kendaraan pribadi yang melakukan perjalanan antarkota. Pergerakan kendaraan pada arus mudik tahun ini mulai terlihat sejak pertengahan Maret 2026.
Pada masa mudik, kondisi permukaan jalan menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Jalan tol dengan konstruksi beton (rigid pavement) umumnya memiliki sambungan panel pada jarak tertentu untuk mengakomodasi pemuaian material.
Namun, jika terdapat perbedaan elevasi antar panel atau perbaikan pada permukaan beton, kondisi tersebut dapat menimbulkan getaran saat dilintasi kendaraan.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak operator jalan tol maupun otoritas terkait mengenai kondisi permukaan jalan pada segmen yang terekam dalam video tersebut.
Arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan seiring mendekatnya hari raya. Ruas Tol Balsam diprediksi menjadi salah satu jalur utama mobilitas masyarakat antara Balikpapan dan Samarinda selama periode tersebut. (RED)






