HARIANKALTIM.COM – Bandar Udara Kalimarau (UPBU Kelas I Kalimarau) resmi meluncurkan jadwal penerbangan baru untuk rute Kalimarau-Maratua dan sebaliknya.
Layanan penerbangan yang dioperasikan oleh maskapai Smart Aviation ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas masyarakat di wilayah terpencil, khususnya di Kalimantan Timur.
Rute ini akan menghubungkan Kalimarau, pusat perekonomian di Kabupaten Berau, dengan Maratua, salah satu destinasi wisata unggulan di kabupaten tersebut.
“Dengan adanya rute ini, diharapkan semakin banyak wisatawan yang dapat mengunjungi Maratua, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi masyarakat Kalimarau untuk menjangkau destinasi lainnya,” ujar Kepala UPBU Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin, Senin (06/01/2025).
Ia menambahkan, peluncuran rute Kalimarau-Maratua ini merupakan bagian dari penerbangan perintis untuk mendukung mobilitas masyarakat, baik untuk kebutuhan sosial, ekonomi, maupun pariwisata, terutama bagi masyarakat di daerah dengan keterbatasan akses transportasi.
“Kami berharap layanan ini dapat meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendukung potensi pariwisata di Pulau Maratua yang dikenal dengan keindahan bawah lautnya,” jelas Ferdinan.
Penerbangan perdana telah dilakukan pada Kamis, 2 Januari 2025, dengan jadwal penerbangan satu kali seminggu setiap hari Kamis. Adapun jadwal rinci adalah sebagai berikut:
- Kedatangan Maratua–Kalimarau: pukul 09.10 WITA
- Keberangkatan Kalimarau–Maratua: pukul 09.35 WITA
Dengan rute ini, masyarakat kini dapat menikmati akses transportasi yang lebih cepat dan efisien dibandingkan perjalanan laut atau darat yang memakan waktu lebih lama.
Maskapai Smart Aviation juga menjamin pelayanan yang nyaman dengan harga tiket terjangkau, yaitu Rp300.000 hingga Rp400.000. Hal ini diharapkan dapat memperluas aksesibilitas bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.
Melalui rute baru ini, diharapkan terjadi peningkatan dalam sektor pariwisata, perdagangan, dan konektivitas antarwilayah, yang pada akhirnya membuka peluang baru bagi perkembangan Kalimarau dan Maratua secara keseluruhan. (SURYA)







