Kejutan Mutasi di Bulan Suci

Kejutan Mutasi di Bulan Suci

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

HARIANKALTIM.COM — Wali Kota Samarinda, Andi Harun melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT), Jumat (27/02/2026), di Rumah Jabatan Wali Kota, Jalan S. Parman.

Dalam mutasi tersebut, Desy Damayanti dilantik sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Agus Tri Sutanto dipercaya sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, dan Ananta Fathurrozi ditunjuk sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Perhatian utama tertuju pada sosok Desy Damayanti, lantaran mutasi ini menjadi catatan sejarah tersendiri dalam kariernya mengingat ia telah menghabiskan waktu selama puluhan tahun di lingkungan teknis ke-PU-an.

Meniti karier dari level bawah sebagai Kasi Penetapan Perizinan pada 2001, Desy secara konsisten menduduki berbagai posisi kunci seperti Kabid Pengendalian Banjir hingga puncaknya menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Samarinda.

Langkah keluar dari “dunia” yang telah membesarkan namanya ini menandakan pergeseran peran Desy, dari eksekutor pembangunan fisik yang bersentuhan langsung dengan proyek lapangan, menjadi dirigen regulasi dan perizinan investasi.

‘DIPARKIR’
Sementara itu, Agus Tri Sutanto merupakan birokrat senior yang berkarier sejak akhir 1990-an di lingkungan Pemkot Samarinda.

Ia pernah bertugas di Badan Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, serta menduduki jabatan sekretaris di sejumlah organisasi perangkat daerah.

Pada 2018, Agus dipercaya menjabat Sekretaris DPRD Samarinda. Namanya sempat mencuat pada pertengahan 2024 dalam bursa bakal calon wakil wali kota Samarinda.

Ia mengambil formulir pendaftaran di sejumlah partai politik dan menyatakan kesiapan maju. Namun, Agus tidak mendaftar sebagai pasangan calon resmi ke KPU karena tidak memperoleh dukungan partai.

Meski jabatan Staf Ahli sering kali dianggap sebagai posisi “parkir” atau jabatan administratif tanpa kewenangan eksekusi dinas, penempatan Agus dipandang memiliki bobot yang berbeda.

Melengkapi pergeseran tersebut, H. Ananta Fathurrozi kini dipercaya mengelola “nadi” keuangan daerah sebagai bos BPKAD.

Mantan Kepala Bapperida ini ditugaskan memastikan tata kelola anggaran dan aset tetap berada pada jalur yang akuntabel di tengah percepatan pembangunan kota.

Dalam arahannya, Wali Kota Andi Harun menegaskan bahwa rotasi ini didasarkan pada kebutuhan organisasi dan evaluasi kinerja yang mendalam.

Pelantikan yang dirangkai momen buka puasa bersama ini sekaligus menjadi isyarat upaya Wali Kota dalam menjaga soliditas internal pemerintahannya di bulan suci ini. (RED)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com