SOROTAN
FAM Resmi Laporkan Kasus Miliaran Baznas Kaltim ke Kejaksaan        Salah Satu SPBU Baru di Samarinda Diduga Langgar Aturan      Kontraktor Curhat Setoran Naik Jadi 15 Persen      Warga Tetangga PDAM Ngaku Tak Pernah Dapat Bantuan CSR      Ada Tulisan Parkir Gratis, Tapi Jukir di Minimarket Masih Dibiarkan

18 Ha Untuk Polder Bengkuring

18 Ha Untuk Polder Bengkuring

Wali Kota Andi Harun bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melakukan tinjauan lapangan secara maraton, Selasa (26/10/2021) siang.

Mereka meninjau progres pekerjaan drainase di sejumlah lokasi.

Di antaranya di simpang empat Sempaja, simpang empat Jalan DI Panjaitan, hingga simpang empat Mal Lembuswana.

Juga rencana membangun polder di kawasan Perumahan Puspita Bengkuring, Samarinda Utara.

Di sana, sudah disiapkan lahan seluas 18 hektare.

“Ya, hari ini kami agendakan peninjauan lapangan terkait pengendalian banjir yang kerap kali dikeluhkan masyarakat,” ujar Andi Harun.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pekerjaan, terutama ingin mengetahui telah sejauh mana tingkat pekerjaannya agar dapat mengurangi debit air saat curah hujan tinggi.

“Dan yang terpenting, jangan sampai mengganggu akses dan mobilitas pengguna jalan,” ujar Wali Kota.

Ditambahkan, jika Polder Bengkuring terbangun dan berfungsi optimal, maka dapat mengurangi secara signifikan dampak banjir di Bengkuring dan sekitarnya.

Sedangkan di simpang empat Sempaja, dilakukan crossing mulai dari Jalan AW Sjahranie ke PM Noor.

Sementara di sisi jalannya pelebaran drainase.

“Lalu kita bergeser ke Jalan DI Panjaitan ke sungai mati, Insyaallah minggu ketiga November kita akan melakukan pembongkaran, yang mana lebarnya sungai akan menjadi sangat signifikan mungkin menjadi lebih dari 40 meter. Kemudian semua rumah yang telah teridentifikasi di atas sungai tinggal menunggu penyelesaian verifikasi dan validasi administrasi,” jelasnya.

Wali Kota bersama rombongan juga sempat melakukan pengecekan di simpang empat Mall Lembuswana.

Di situ, Pemkot berencana membuka saluran jalur lambat Lembuswana.

“Insyaallah di APBD 2022 nanti, Pemkot akan lanjut menembuskan crossing dari arah kolam retensi di simpang empat Mall Lembuswana. Begitu juga di Jalan Dr Sutomo. Semoga nanti bisa memberikan dampak maksimal dalam upaya pengendalian banjir,” harap Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim dua periode ini.