Tingkatkan Kapasitas Warga IKN, Entrepreneur Camp Jawab Tantangan

Tingkatkan Kapasitas Warga IKN, Entrepreneur Camp Jawab Tantangan

HARIANKALTIM.COM – Entrepreneur Camp yang digelar Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM) Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai
Kartanegara menghadirkan narasumber yang mumpuni di bidangnya.

Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Elty Suites Lesung Batu lantai 2 Tenggarong pada tanggal 17-21 Oktober 2022.
Di hari pertama, para peserta sudah disuguhi sejumlah materi berkwalitas.

Saat sesi pagi, materinya terkait motivasi dan mengubah mindset, selanjut siang hingga sore dilanjutkan dengan materi yang berbeda.

Materi kedua ini disampaikan oleh H Lukman Priyandono MPd CH CHt CPNLP. Dengan latar belakang Public Speaking Expert, Business Coach Certified by No.1 Success Coach-Denny Ang, Hypnosis Practitioner approved by IBH, Hypnotheraphy Advanced approved by IBH, Advisor Etam Kawa Indonesia, dan Advisor Mini University Bank Indonesia Kaltim.

Selain itu, ia juga Chairman LBH Citra Syariah Indonesia Founder Yayasan Pendidikan Citra Semesta Indonesia, Master Mentor Micromentor Indonesia, Enterpreneur Lecture UINSI Samarinda, hingga fasilitator Sekolah Penggerak.

Tingkatkan Kapasitas Warga IKN, Entrepreneur Camp Jawab Tantangan

Ketika ditemui media ini, Lukman menjelaskan bahwa materi yang akan disampaikannya terkait dengan mendesain bisnis bagi wirausaha pemula.

“Desain yang saya sampaikan ini terkait dengan desain roadmap yang mana bagaimana sih membuat bisnis namun sudah ada petanya,” jelasnya.

Desain ini bertujuan untuk mengetahui tujuan atau goals yang ingin dicapai agar tidak tersesat ketika melangkah. Lukman mengatakan, ada alat yang digunakan yaitu Bisnis Road Map (BRM).

Ditambahkan, semua usaha bisa menggunakan tools ini dengan menyesuaikan berapa omset yang diinginkan. “Kemudian pasar yang ingin kita ungkit naikan yang mana, jadi bisa digunakan di semua jenis usaha,” terangnya.

Adapun tujuan yang ingin dicapai, sambung Lukman, yakni agar sebagai warga Ibu Kota Negara (IKN) baru, jangan sampai ketika orang luar masuk kemudian masyarakat setempat hanya menjadi penonton karena kapasitas yang belum memadai.

Penyelenggaraan Entrepreneur Camp ini  merupakan salah satu upaya untuk menjawab tantangan tersebut.

“Dengan pelatihan seperti ini, kita dapat tingkatkan kapasitas pengusaha-pengusaha muda kita yang harus realistis sesuai dengan bidang usahanya sampai mana dan kondisi real di lapangan teman-teman ini sudah sampai mana,” ujarnya.

“Kita step by step akan meningkatkan itu kembali lagi, agar kita tidak menjadi penonton di tempat sendiri,” pungkasnya, menambahkan. (AH/ADV/DISPORA)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com