Kepala SMPN 4 Samarinda Bubarkan Panitia Perpisahan, SMPN 16 Janji Kembalikan Pungutan

Kepala SMPN 4 Samarinda Bubarkan Panitia Perpisahan, SMPN 16 Janji Kembalikan Pungutan

HARIANKALTIM.COM – Kepala SMPN 4 Samarinda, Erhamsyah, terpaksa membubarkan panitia perpisahan sekolah setelah muncul gejolak terkait rencana pungutan biaya acara sebesar Rp200 ribu.

Langkah ini diambil menyusul adanya keluhan di kolom komentar akun Instagram media ini.

Erhamsyah menjelaskan bahwa rencana tersebut sebenarnya merupakan inisiatif orang tua murid melalui paguyuban dan komite sekolah.

Namun, melihat adanya potensi hambatan dan penolakan, pihak sekolah memilih untuk menghentikan seluruh rangkaian rencana tersebut.

“Kalau memang harus bubar, ya kita bubarkan. Kami tidak masalah, daripada menjadi masalah atau beban bagi orang tua,” ujar Erhamsyah saat dikonfirmasi Hariankaltim.com melalui telepon, Rabu (29/04/2026).

Ia menegaskan bahwa nominal tersebut baru sebatas pembahasan awal atau tahap perundingan di tingkat paguyuban, sehingga belum ada satu pun wali murid yang menyetorkan uang.

“Belum ada yang bayar, baru saja mereka itu berunding, baru mau mulai teknisnya. Jadi kalau memang tidak boleh, ya sudah,” tegasnya.

Erhamsyah juga merujuk pada situasi di beberapa sekolah lain yang sempat viral karena persoalan serupa.

Ia menyatakan tidak ingin SMPN 4 Samarinda terseret dalam polemik yang dapat mengganggu kondusivitas lingkungan pendidikan.

Sebagai gantinya, acara pelepasan siswa kelas IX yang semula direncanakan dengan konsep khusus, kini dialihkan menjadi acara yang sangat sederhana.

“Kami bubarkan panitianya. Nanti upacara sederhana saja, seremonial di lapangan sekolah, bersalam-salaman, selesai. Jadi tidak ada lagi pungutan apa pun,” imbuhnya.

SMPN 16 BATAL
Di sisi lain, SMPN 16 Samarinda yang juga dikabarkan ada pungutan sebesar Rp200 ribu, memastikan akan mengikuti langkah pembatalan dan pengembalian dana.

“Perpisahannya kami batalkan, dan uangnya (yang sempat terkumpul) kami kembalikan,” ujar Kepala SMPN 16, Nur Zachrah Sari. (RED)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com