SOROTAN
FAM Resmi Laporkan Kasus Miliaran Baznas Kaltim ke Kejaksaan        Salah Satu SPBU Baru di Samarinda Diduga Langgar Aturan      Kontraktor Curhat Setoran Naik Jadi 15 Persen      Warga Tetangga PDAM Ngaku Tak Pernah Dapat Bantuan CSR      Ada Tulisan Parkir Gratis, Tapi Jukir di Minimarket Masih Dibiarkan

Curiga Sasis Truk Maut Balikpapan Sengaja Diperpanjang, Dirjen Minta Polisi Usut Operator Truk

Curiga Sasis Truk Maut Balikpapan Sengaja Diperpanjang, Dirjen Minta Polisi Usut Operator Truk

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi meminta kepolisian mengusut pihak yang terlibat dalam kecelakaan truk tronton yang menabrak belasan kendaraan di Muara Rapak Balikpapan, Jumat pagi (21/01/2022).

Termasuk operator perusahaan truk tersebut.

Bukan tanpa sebab pernyataan Budi itu.

Dia mendapat laporan dari timnya bahwa pihak operator truk tersebut dituding sengaja memperpanjang chasis atau sasis pada truk tronton untuk menambah muatan barang menjadi 20 ton.

Truk tersebut dinilai melanggar aturan karena daya angkut maksimal seharusnya 12 ton.

“Saya minta dari kepolisian untuk memeriksa secara menyeluruh. Tidak hanya pengemudi saja kalau itu ada unsur dari kendaraan yang tidak sesuai. Ya, termasuk operatornya juga diperiksa,” ungkap Budi.

Dia menegaskan agar operator perusahaan bus atau truk untuk tidak hanya sekadar mencari untung, namun tidak dilakukan maintenance atau proses perawatan terhadap kendaraan tersebut.

Hal ini dianggap penting agar meminimalisir kecelakaan maut akibat masalah teknis.

“Operator kan orang-orang yang paham soal ini, dia jangan mengutamakan keuntungan semata, tapi aspek keselamatan juga diperhatikan. Kasihan para pengemudi yang bertanggungjawab juga dan masyarakat yang jadi korban,” tegasnya.

Budi meminta agar operator kendaraan truk atau bus lainnya untuk selalu koordinasi dengan Kemenhub dalam memastikan keamanan kendaraan.

“Kalau sudah tahu ada masalah pada muatan, atau berpengaruh pada aspek kinerja dari rem dan sebagainya, ya sudah lah itu enggak usah dipakai lagi. Disadari soal ini,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 06.15 WITA.

Berawal saat sopir truk tronton KT 8534 AJ berangkat dari parkiran Jalan Pulau Balang Km.13, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara menuju Kampung Baru, Balikpapan Barat sekitar pukul 05.00 WITA.

Truk kontainer 20 fit itu hendak mengantar kapur pembersih air dengan berat 20 ton.

Kecelakaan itu melibatkan enam unit kendaraan roda empat, dua angkot warna merah dan biru, dua mobil pribadi, dan 14 sepeda motor.

Akibat kecelakaan, lima orang tewas, satu kritis, dan 13 luka berat.

Artikel ini sebelumnya terbit di mediaindonesia.com/nusantara/466047/kemenhub-minta-polisi-usut-operator-truk-tronton-yang-kecelakaan-di-balikpapan