Gempa Paser Terasa hingga Kalsel

Gempa Paser Terasa hingga Kalsel

Empat kecamatan di Kabupaten Paser mengalami guncangan gempa pada Selasa (01/03/2022) sekitar pukul 15.16 Wita.

“Informasi yang kami himpun ada 4 kecamatan yang merasakan gempa yaitu Kecamatan Batu Sopang, Kecamatan Pasir Belengkong, Kecamatan Muara Komam dan Tanah Grogot,” kata Pengelola Pusat Data Laporan Operasional pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser, Hendry Than.

Diterangkan, berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi yang mengguncang 4 kecamatan tersebut memiliki parameter M=4.5.

Episenter gempa terjadi pada koordinat 1.94 LS dan 115.81 BT, atau tepatnya berlokasi 46 Km Barat Laut Kabupaten Paser.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal akibat aktivitas Sesar Lokal,” sebut Hendry mengutip keterangan resmi BMKG Balikpapan.

Berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di Kabupaten Paser dengan intensitas II-III MMI.

Artinya getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan gempa bumi tersebut,” ucap Hendry.

HINGGA KALSEL

Getaran gempa bumi ini juga terasa hingga di wilayah Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dalam percakapan grup WhatsApp sejumlah warga di Tabalong mengaku merasakan getaran tersebut.

“15.17 rumah terasa bergoyang hitungan detik kaya [seperti] gempa,” kata warga Desa Mahe Seberang dalam statusnya.

“Di Pembataan Kecamatan Murung Pudak juga terasa gempa,” kata warga lainnya.

Getaran juga dirasakan sejumlah warga di wilayah Kecamatan Haruai. 

Pun dengan warga di Kecamatan Muara Uya, juga merasakannya

Kades Kupang Nunding, Kecamatan Muara Uya, Rusdi mengatakan, getaran gempa ia rasakan sekitar pukul 15.13 Wita.

Meski sempat merasakan getaran gempa, Rusdi memastikan tidak ada kerusakan di rumahnya.

“Alhamdulillah tidak ada yang rusak,” pungkasnya

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabalong, Zaenudin, tidak menampik merasakan getaran itu.

“Kami memang merasakan adanya getaran, tapi kami belum mendapat kabar resmi dari BMKG tentang kejadian tersebut,” pungkasnya. 

(Sumber: Antara & Apahabar)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com