HARIANKALTIM.COM – Posisi puncak di dua unit pelaksana teknis (UPT) pemasyarakatan terbesar di Kota Samarinda serentak berganti.
Jabatan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Samarinda dan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Samarinda resmi dijabat oleh pimpinan baru terhitung sejak Senin, (29/09/2025).
Yohanis Varianto kini resmi menjabat sebagai Kepala Lapas Samarinda menggantikan Agus Dwirijanto. Sementara itu, posisi Kepala Rutan Samarinda diisi oleh Rachmad Tri Raharjo yang menggantikan Heru Yuswanto.
Pergantian ini merupakan bagian dari pelantikan 23 pejabat baru di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Kalimantan Timur.
Kepala Kanwil Ditjenpas Kaltim, Hernowo Sugiastanto, menyatakan bahwa rotasi ini adalah hal wajar untuk penyegaran organisasi. “Rotasi jabatan atau mutasi tugas kedinasan adalah hal biasa di instansi kita. Ini menjadi wujud promosi sekaligus pengembangan kompetensi SDM,” ujar Hernowo dalam sambutannya.
Namun, pergantian serentak ini terjadi di tengah sorotan tajam terhadap maraknya kasus peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam kedua institusi tersebut.
Catatan beberapa bulan terakhir menunjukkan bahwa Lapas dan Rutan Samarinda masih menjadi lokasi strategis bagi narapidana untuk mengendalikan bisnis barang haram.
Pada Agustus 2025, Polresta Samarinda membongkar jaringan sabu seberat 503 gram yang ternyata dikendalikan oleh seorang narapidana dari dalam Lapas Samarinda menggunakan telepon genggam.
Kasus ini menambah daftar panjang upaya penyelundupan yang berhasil digagalkan, seperti sabu yang disembunyikan dalam jagung rebus pada Juli 2024 dan modus bola tenis yang dilempar ke area lapas pada tahun sebelumnya.
Situasi serupa juga terjadi di Rutan Samarinda. Pada Februari 2025, terungkap dua orang narapidana yang leluasa mengendalikan peredaran narkoba dari balik jeruji besi, lagi-lagi dengan memanfaatkan telepon genggam.
Pihak Rutan saat itu mengakui adanya kelemahan dalam sistem pengawasan.
Menanggapi berbagai tantangan ke depan, Hernowo menginstruksikan para pejabat yang baru dilantik, termasuk Kalapas dan Karutan Samarinda, untuk segera beradaptasi dan menunjukkan perubahan nyata. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan loyalitas.
“Segera tunjukkan aksi perubahan dalam pelayanan publik serta bangun sinergi yang baik, baik di internal maupun dengan instansi eksternal, demi memaksimalkan capaian kinerja,” tegasnya.
Selain dua posisi strategis di Samarinda, beberapa pejabat lain yang dilantik antara lain Syahroni Ali sebagai Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan pada Kanwil Ditjenpas Kaltim. (RED)







