Pelatihan Seni Kriya dan Wastra, Tingkatkan SDM Ekraf Guna Menunjang

Pelatihan Seni Kriya dan Wastra, Tingkatkan SDM Ekraf Guna Menunjang

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen untuk terus membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) yang berdaya saing guna menunjang Kaltim sebagai IKN (ibu kota negara).

Salah satu treatment untuk mewujudkan hal tersebut dengan menggelar pelatihan Ekonomi Kreatif pada sub sektor Seni Kriya dan Wastra, di Grand Elty Hotel Tenggarong, Selasa (28/06/2022).

Pelatihan digelar dengan mengusung tema “Seni Kriya dan Wastra dalam Kearifan Lokal”. Pengangkatan tema guna memperkuat dan mengedepankan ciri khas produk ekonomi kreatif yang akan kaya kearifan lokal Kaltim mulai dari bahan olahan sampai dengan motif produk yang dihasilkan.

“SDM adalah faktor utama, dipilihnya Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai tempat pelaksanaan kegiatan pelatihan SDM ekonomi kreatif ialah sebagai Kabupaten penyangga IKN (ibukota negara),” ungkap Plt Kadispar Kaltim, H.M. Irvan Rival, S.Sos.

Selain itu, sambung dia, kegiatan ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim guna peningkatan SDM ekonomi kreatif berdaya saing dan unggul yang tertuang dalam Peta Jalan Pengembangan Ekraf Daerah (TALANPEKDA) Pemprov Kaltim tahun 2021-2025.

“Kami mendorong peserta setelah mendapatkan pelatihan ini terus mengasah kemampuan dan skill, kompetensi, berinovasi dengan menciptakan produk karya-karya baru, agar menjadi penggerak bangkitnya pariwisata dan ekonomi kreatif guna mewujudkan visi presiden Ekonomi Kreatif sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional,” paparnya.

Sementara, Asisten III Biro Administrasi Umum Setkab Kukar, Ir H Totok Heru Subroto MSi saat membacakan sambutan Bupati mengatakan, Kukar telah menyusun roadmap/peta jalan ekonomi kreatif pada 2020 sebagai upaya meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pelaku ekraf di sub sektor seni kriya dan wastra.

Hal ini sejalan dengan program dedikasi Bupati Kukar yaitu Kukar Kreatif Idaman dan berperan dalam pencapaian misi ketiga RPJMD yaitu memperkuat Pembangunan Ekonomi Berbasis Pertanian, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Harapan saya dengan pelatihan ini para peserta mampu berinovasi dengan membuat karya dengan nilai ekonomi yang lebih baik dari sebelumnya,” ucap Asisten III Biro Administrasi Umum Setkab Kukar, Ir. H. Totok Heru Subroto, M.Si membacakan sambutan Bupati.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 peserta yang berasal dari kelompok usaha masyarakat pada sektor seni kriya dan wastra serta kelompok sadar wisata (pokdarwis) yang berdomisili di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dan diisi pemateri/pembicara yang berasal dari Pengajar Pada Seni Kriya Dan Wastra, Pelaku Seni Kriya, Pelaku Seni Wastra dan Komite Ekonomi Kreatif Kaltim.

Pelatihan digelar dengan mengusung tema “Seni Kriya dan Wastra dalam Kearifan Lokal”. Pengangkatan tema guna memperkuat dan mengedepankan ciri khas produk ekonomi kreatif yang akan kaya kearifan lokal Kaltim mulai dari bahan olahan sampai dengan motif produk yang dihasilkan. (MH/ADV/KOMINFO)

 

 

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com