SOROTAN
FAM Resmi Laporkan Kasus Miliaran Baznas Kaltim ke Kejaksaan        Salah Satu SPBU Baru di Samarinda Diduga Langgar Aturan      Kontraktor Curhat Setoran Naik Jadi 15 Persen      Warga Tetangga PDAM Ngaku Tak Pernah Dapat Bantuan CSR      Ada Tulisan Parkir Gratis, Tapi Jukir di Minimarket Masih Dibiarkan

Polder Bengkuring Bisa Tampung Air Nyaris Setengah Juta Kubik, tapi…

Polder Bengkuring Bisa Tampung Air Nyaris Setengah Juta Kubik, tapi...

Pemerintah Kota Samarinda memastikan membangun polder di kawasan Bengkuring, Sempaja, Samarinda Utara.

Wali Kota Andi Harun pun telah meninjau lokasinya yang berada di belakang Perumahan Puspita Bengkuring, Rabu kemarin.

Lahan yang disiapkan seluas 18 hektare di tanah milik Pemkot Samarinda.
Saat ini kondisinya berupa rawa-rawa yang dipenuhi rumput ilalang.

Jika kelak proyeknya telah rampung, maka polder atau kolam retensi itu diperkirakan dapat menampung air sebanyak nyaris setengah juta kubik.

“Kalau dikalkulasikan dengan luasan sekitar 18 hektare, maka daya tampungnya bisa mencapai 400 ribu kubik air,” ungkap Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Dinas PUPR Samarinda, Rosnayadi Novida ST MT kepada HarianKaltim.com, Kamis (28/10/2021).

Dengan kapasitas daya tampung sebesar itu, diharapkan ketika musim penghujan tiba, genangan banjir di kawasan Bengkuring bisa jauh berkurang.

“Kolam retensi ini berfungsi meminimalisir banjir. Hal ini sesuai komitmen Pak Wali Kota untuk mengendalikan banjir di Kota Samarinda, termasuk di Bengkuring,” ujar pejabat yang baru beberapa hari lalu dilantik ini.

TANGGUL

Hanya saja, kolam tersebut ternyata bukan untuk menampung limpahan air dari Waduk Benanga Lempake.

Sebab, menurut Novida, justru sepanjang bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) di wilayah Bengkuring juga akan dibangun tanggul.

“Supaya air SKM dari Benanga tidak masuk ke pemukiman warga Bengkuring, jadi akan dibuat tanggul penahan,” urainya.

Adapun polder, dibangun untuk menampung air yang datang dari Sempaja Ujung dan kawasan Bayur.

Saat ini rencana pembangunan polder Bengkuring dan tanggul tersebut dalam proses tahapan perencanaan teknis dan penyusunan dokumen lingkungan.

Ditanya kapan pekerjaan fisik dimulai, Novida mengatakan, ditargetkan 2022 mendatang.

“Sesuai harapan Pak Wali, tahun depan bisa mulai dibangun. Tapi bertahap atau secara multiyears,” katanya menyebut skema pembiayaan tahun jamak. (MH)