Ikhtiar Dinas Perhubungan Kota Samarinda (Bagian 2), Meminimalisir Parkir Liar, Tingkatkan PAD

Ikhtiar Dinas Perhubungan Kota Samarinda (Bagian 2), Meminimalisir Parkir Liar, Tingkatkan PAD

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

MATAHARI mulai meredup saat Dika, Rani, dan Budi keluar dari mall dan menuju tempat parkir.

Di luar mall, mereka bertemu seorang pria yang baru saja keluar dari kendaraan dan sedang menunjukkan kartu parkirnya kepada petugas.

Ternyata, itu adalah Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, yang sedang mengawasi implementasi sistem parkir non tunai ini.

“Selamat siang, Pak Manalu,” seru Rani, menyapa dengan antusias. Pak Manalu tersenyum. “Selamat siang, dek.”

Dika langsung bertanya, “Pak, bagaimana sistem parkir non tunai dan berlangganan ini akan mempengaruhi kehidupan di kota ini?”

Pak Manalu mengangguk sambil menjelaskan, “Sistem ini bukan hanya untuk memudahkan transaksi, tetapi juga untuk menciptakan ketertiban di jalan.
Dengan parkir berlangganan,
warga yang sering parkir lebih dari enam jam tidak akan mengganggu arus lalu lintas. Semua transaksi tercatat jelas, membantu kami mengontrol dan meningkatkan Pendapatan Asli
Daerah (PAD) Samarinda.”

Rani mendengarkan dengan seksama, sementara Dika semakin terkesan. “Jadi, Pak, ini akan mengurangi parkir liar dan kemacetan, ya?”

“Betul,” jawab Pak Manalu. “Kami berharap sistem ini menjadi langkah awal menuju kota yang lebih tertata,”.

Ikhtiar Dinas Perhubungan Kota Samarinda (Bagian 2), Meminimalisir Parkir Liar, Tingkatkan PAD

Parkir berlangganan mempermudah mereka yang butuh tempat parkir jangka
panjang, sementara parkir non tunai mempermudah yang hanya sebentar.

Budi menambahkan, “Sistem ini juga akan membantu pemerintah, ya, Pak?”
“Benar,” jawab Pak Manalu. “Ini bagian dari upaya kami mendigitalisasi dan memodernisasi pelayanan publik. Kami ingin sistem yang lebih transparan dan efisien, yang tentunya lebih baik bagi semua warga. Dengan sistem seperti ini, semua orang bisa merasakan manfaatnya.”

Dika merasa puas dengan penjelasan Pak Manalu. “Terima kasih, Pak. Kami berharap sistem ini sukses dan bisa membantu kota kita menjadi lebih baik.”

Pak Manalu tersenyum. “Terima kasih kembali. Semua ini bisa terwujud jika kita mendukung sistem baru ini. Mari bersama-sama menjadikan Samarinda lebih baik.” (ADV/Bersambung)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com