Api di Dekat Kantor PDAM Samarinda, Sumber Air Justru Jadi Kendala

Api di Dekat Kantor PDAM Samarinda, Sumber Air Justru Jadi Kendala

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

HARIANKALTIM.COM – Upaya pemadaman api yang melalap tiga bangunan di Jalan Kinibalu, Samarinda, pada Sabtu (20/9/2025) siang, diwarnai sebuah kendala ironis.

Petugas pemadam kebakaran sempat kesulitan mendapatkan pasokan air, padahal lokasi amukan si jago merah hanya selemparan batu dari kantor pusat PDAM Samarinda.

Kondisi ini menghambat penanganan awal. Namun, berkat kesigapan petugas dengan strategi pengerahan unit tangki, kendala krusial tersebut berhasil diatasi dan api yang membesar dapat dikendalikan.

Peristiwa yang dilaporkan sekitar pukul 12.20 WITA itu menghanguskan satu rumah tinggal dan dua tempat usaha, yakni warung makan Bu Sum dan toko sembako.

Akibatnya, tiga keluarga yang terdiri dari 15 jiwa kini harus kehilangan tempat bernaung dan sumber pencaharian.

“Dugaan awal api berasal dari kompor, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian,” ungkap seorang petugas di lapangan. Syukurlah, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.

Operasi pemadaman yang melibatkan total 7 unit dari Disdamkarmat beserta puluhan personel gabungan berlangsung efektif selama 1 jam 20 menit. Situasi dinyatakan aman dan terkendali sepenuhnya pada pukul 13.45 WITA.

Keberhasilan penanganan ini merupakan hasil kerja solid tim pemadam dan relawan yang didukung penuh oleh aparat Kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Dishub di lokasi kejadian. (RED)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com