Disdik Minta Pakai Masker, Siapa yang Harusnya Jadi Contoh?!

Disdik Minta Pakai Masker, Siapa yang Harusnya Jadi Contoh?!

HARIANKALTIM.COM – Imbauan Pemerintah Kota Samarinda terkait penanganan dampak kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tampaknya belum sepenuhnya diindahkan di lapangan.

Meski Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah menerbitkan Surat Edaran, kesadaran warga sekolah untuk menggunakannya masih tergolong rendah.

Berdasarkan pantauan di sejumlah sekolah, masih banyak yang mengabaikan penggunaan masker.

Mirisnya, sejumlah oknum guru yang seharusnya memberikan teladan justru terlihat santai beraktivitas tanpa mengenakan pelindung pernapasan tersebut.

Padahal, dalam Surat Edaran Nomor 400.3.5 / 8592 / 100.01 / 2026 tentang Antisipasi dan Penanganan Dampak Kabut Asap Akibat Karhutla di Lingkungan Satuan Pendidikan Kota Samarinda yang ditandatangani oleh Plt. Kadisdik, Ibnu Araby, tertanggal 1 September 2026, arahan terkait hal ini tertulis sangat jelas.

Pada poin ke-2 surat edaran tersebut, disampaikan secara tegas: “Mengimbau seluruh warga sekolah (peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, maupun tamu sekolah) untuk menggunakan masker yang layak saat berada di lingkungan sekolah, terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan, serta dalam perjalanan berangkat dan pulang sekolah.”

Langkah pencegahan ini dikeluarkan guna melindungi kesehatan dari ancaman gangguan pernapasan, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), di tengah penurunan kualitas udara di Samarinda akibat karhutla.

Selain penggunaan masker, edaran tersebut juga melarang keras sekolah melakukan pembakaran sampah, menginstruksikan kewaspadaan penggunaan api di kantin, hingga mengimbau penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Disdik bahkan menegaskan akan memantau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dan siap mengalihkan kegiatan belajar ke sistem daring jika kondisi udara memburuk hingga level berbahaya.

Akan tetapi, efektivitas aturan ini sangat bergantung pada kedisiplinan. Minimnya keteladanan memakai masker dikhawatirkan membuat para siswa turut meremehkan bahaya kabut asap bagi kesehatan mereka. (RED)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com